Kamis, 15 November 2018 07:30 WIB
pmk

Liga Indonesia

Sriwijaya FC vs Persela, Bukan Saatnya Mengalah

Redaktur:

Manuchekhr Dzhalilov. PIALA PRESIDEN 2018

INDOPOS.CO.ID – Sriwijaya FC dan Persela Lamongan memiliki modal berbeda jelang bentrok di Stadion Jakabaring, Pelambang (Live Indosiar pukul 20.30 WIB). Sriwijaya FC baru saja menelan kekalahan. Sementara Persela malah baru berpesta.

Ya, Sriwijaya FC dikandaskan Perserui Serui 1-0 (27/5). Sementara Persela menggulung PS Tira 4-1 (28/5). Bahkan, kemenangan itu membuat Persela nangkring di posisi 4 dengan koleksi 17 poin dari 11 laga.

Karena itu, Pelatih Persela Aji Santoso bertekad penuh membawa tiga poin dalam lawatannya kali ini. “Sebab sudah pasti para pemain, tim pelatih hingga masyarakat Lamongan ingin Persela bertahan di papan atas,” katanya.

Namun, Aji sadar meraih kemenangan bukan hal yang mudah. “Butuh kerja keras. para pemain butuh bekerja ekstra untuk meraih kemenangan,” tegas mantan pelatih Arema FC itu.

Belum lagi Sriwijaya benar-benar ngebet ingin meraih kemenangan.  Kekalahan atas Perseru membuat motivasi skuad Laskar Wong Kito kian berlipat. “Kami baru saja kehilangan poin penuh. Karena itu, kami harus menang besok (hari ini),” tegas Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Namun, Sriwijaya FC tidak dalam kekuatan  penuh di laga nanti. Laskar Wong Kito akan ditinggal Alberto Goncalves, Syahrian Abimnayu dan Teja Paku Alam yang memperkuat Timnas. “Tak masalah. Saya percaya kepada seluruh pemain yang ada. Asal kerja keras, pasti bisa (menang),” tambah pelatih yang akrab disapa RD itu.

Aji juga enggan menganggap absennya pemain pilar Sriwijaya sebagai sebuah keuntungan. “Sebab mereka (Sriwijaya) punya pengganti yang setara. Apalagi kami juga tanpa Saddil (Ramdani) yang juga ke Timnas,” katanya. (gus/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sriwijaya-fc #persela-lamongan 

Berita Terkait

Biar Aman, Arema FC Target Finis 50 Poin

Liga Indonesia

Jalan Naga Mekes Semakin Terjal

Liga Indonesia

Misi Patahkan Rekor Jago Kandang

Liga Indonesia

Belum Aman dari Degradasi

Liga Indonesia

Rawan Tergelincir

Liga Indonesia

Harus Tenang Eksekusi Peluang

Liga Indonesia

IKLAN