Rabu, 26 September 2018 09:56 WIB
pmk

Megapolitan

Fadli Zon : Geruduk Media Sama dengan Teror

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mendatangi kantor harian Radar Bogor, di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor. Legislator asal daerah pemilihan Bogor ini menyebut,  aksi massa PDIP di era demokrasi berlebihan. 

"Sebagai pengurus DPR mewakili masyarakat Kabupaten Bogor, tentu sangat prihatin, atas kejadian kemarin di tempat ini," kata Fadli Zon.

Dia mengatakan, ada mekanisme bila ada pihak yang tak suka dengan pemberitaan. Namun, dia mengingatkan agar jangan meneror media massa.

"Kami boleh saja berbeda atau mungkin tidak suka atas sebuah atau satu pemberitaan. Tetapi kami mempunyai mekanisme dan tidak boleh pers diancam dan diteror," ujar Fadli.

Menurut dia, masyarakat sudah paham, tanpa  pers, mustahil demokrasi bisa tercipta. Pers merupakan pilar keempat demokrasi. Kalau di negara-negara demokrasi maju, pers benar-benar bebas dan tanpa intervensi

"Saya  kira semua sudah memahami. Tentu kalau misal terdapat kesalahan bisa sama-sama koreksi. Terdapat mekanisme dalam Undang Undang Pers melalui Dewan Pers," kata Fadli.

Fadli secara pribadi mendukung penuh Radar Bogor agar jangan takut menyampaikan fakta. Berita berdasarkan fakta, sekaligus melawan hoax alias berita bohonh dan fitnah. 

"Tetapi kalau itu berita benar, kami harus sampaikan dan itu bagian dari transparansi bagian dari demokrasi," kata Fadli.

Terkait aksi massa PDIP, ia menyebut merupakan bagian aksi persekusi. Ia meminta pihak keamanan melakukan investigasi soal penggerudukan kantor Radar Bogor. 

"Karena tidak boleh ada penggerudukan. Dan ini terjadi juga pada waktu 2014. Kalau cara bermain politik kita seperti itu, saya kira akan sangat berbahaya," tutur Fadli.

Dalam kunjungan itu, Fadli sempat menyerahkan bunga sebagai bentuk simpati. Ia ditemani Chief Executive Officer (CEO) Radar Bogor, Hazairin Sitepu. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fadli-zon #harian-radar-bogor #geruduk-media 

Berita Terkait

IKLAN