Minggu, 23 September 2018 10:00 WIB
pmk

Megapolitan

45.304 Pemohon e-KTP Miliki Data Ganda

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi mencatat masih ada sekitar 45.304 data pemohon e-KTP ganda di wilayahnya. Puluhan ribu pemohon e-KTP itu memiliki data di dua daerah yang berbeda.

"Bukan kartu tanda penduduk (e-KTP) yang ganda. Tapi terjadi double nama pemohon identitas e-KTP," terang Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Disdukcapil Kota Bekasi, Nardi, Minggu (3/5).

Menurut Nardi juga, hingga Mei 2018 telah ditemukan sebanyak 45.304 identitas ganda. Itu terjadi karena pemilik identitas tidak menghapus namanya di daerah asal tap mengajukan e-KTP di Kota Bekasi tempat mereka tinggal sekarang.

Akibatnya, terjadi identitas ganda. "Kalau sekarang kan setiap satu orang satu identitas. Jadi tidak bisa double," ujarnya. Nardi juga menegaskan, bagi mereka yang masih memiliki data ganda tidak akan mendapatkan e-KTP.

Sebab, identitas elektronik ini terhubung dengan server yang mengharuskan setiap pemegang identitas cukup satu data. ”Makanya dilakukan dengan cara perekaman data-data termasuk retina mata sebelum seseorang mendapatkan e-KTP," ucapnya.

Menurut Catatan Disdukcapil Kota Bekasi jumlah penduduk saat ini mencapai 2.409.038 orang. Dan untuk wajib KTP tercatat 1.778.265 orang. Adapun pemilik e-KTP sebanyak 1.566.963 orang, dan yang belum melakukan perekaman e-KTP hingga akhir Januari 2018 sebanyak 90.042 orang.

”Masih ada sebanyak 67.803 warga Kota Bekasi yang sudah melakukan perekaman e-KTP tapi belum dicetak," kata Nardi. Saat ini kata Nardi, pihaknya terus melakukan upaya mempercepat perekaman data e-KTP warga Kota Bekasi yang masih sekitar 4 persen.

”Terakhir kita sudah menerapkan perekaman itu dengan melayani mulai Senin-Sabtu di 12 kantor Kecamatan di Kota Bekasi," ucapnya.

Sementara itu, Camat Medan Satria M Taufik mengatakan, pihaknya terus melakukan perekeman e-KTP warganya. Salah satu upayanya adalah melakukan sosialisasi ke lingkungan atas perlunya identitas tersebut. ”Karena sekarang ini semua administrasi memerlukan e-KTP," ujarnya.

Sedangkan bagi pemegang identitas ganda, kata Taufik juga, itu kewenangan Disdukcapil. Sebab, pihaknya hanya melakukan perekaman dan yang mengeluarkan e-KTP pemerintah pusat. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #e-ktp 

Berita Terkait

IKLAN