Rabu, 26 September 2018 02:19 WIB
pmk

Internasional

Rebecca Sangkal Tuduhan Menembak Razan

Redaktur: Purwoko

Rebecca menyangkal tuduhan penembakan terhadap Razan. Ia mengaku telah bebas tugas dari IDF sejak enam bulan lalu.

INDOPOS.CO.ID - Tentara wanita Israel Rebecca, dituding sebagai sniper Israel yang menyarangkan peluru ke dada petugas medis Palestina, Razan Najjar, hingga tewas, Jumat (1/6) lalu. Foto-foto Rebecca pun menyebar dan viral di berbagai media sosial.

Atas kejadian tersebut Rebecca membantah tuduhan yang dialamatkan padanya tersebut. Itu seperti pengakuannya kepada The Times of Israel. Perempuan 24 tahun itu menyebut telah dibebaskan dari tentara sejak enam bulan lalu.

Ketika menjadi tentara dan tergabung dalam Israel Defense Forces (IDF) Rebecca mengaku tak pernah menjadi sniper. Walhasil, atas tuduhan yang menjadi viral di medsos beberapa waktu terakhir membuatnya kewalahan dan bingung. Terlebih banyak kecaman yang dilontarkan ke akun pribadinya.

"Saya kecewa puluhan ribu orang di seluruh dunia sangat ingin percaya sesuatu yang bohong. Mereka menaruh kebencian di luar sana kepada saya," ungkapnya. 

Atas kejadian tersebut sanak keluarga beserta teman-teman merasa telah terancam. “Saya sedih karena teman-teman dan keluarga saya telah diancam. Di media sosial, tidak ada cara untuk melindungi diri menjadi korban ancaman dan kebohongan," sambungnya.

Rebecca pun telah mengunggah video klarifikasi atas berita hoax yang menyerangnya. Dalam video tersebut, ia mengatakan postingan di "Freedom for gaza" telah menyebabkan ratusan pesan kebencian dan ancaman pembunuhan terhadap hidupnya. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #israel #palestina #razan-najjar #rebecca 

Berita Terkait

Remaja Palestina Tikam Pembela Israel Garis Keras

Internasional

Jerman Naikkan Sumbangan ke Palestina

Internasional

Indonesia vs Palestina, Hanya Lawan Dalam 90 Menit

Liga Indonesia

137 Negara Akui Palestina sebagai Negara Berdaulat

Internasional

IKLAN