Waspadai Penipuan SMS Mencatut BPJS Ketenagakerjaan

INDOPOS.CO.ID – Semakin banyak saja modus yang digunakan oleh komplotan penipu via SMS untuk menjerat mangsa.

Selain modus ”mama minta pulsa” kini berkembang lagi dengan memanfaatkan program pemerintah seprti di kementerian dan lembaga negara.

Baca Juga :

Pekerja Rentan Butuh Program PBI

Akhir-akhir ini banyak beredar pesan singkat (SMS) kalau nomor pribadi korban mendapatkan bantuan dari BPJS dengan jumlah nilai uang besar.

”Kami banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat dan peserta terkait SMS tersebut dan sudah dijelaskan bahwa hal tersebut terindikasi tindakan kriminal,” ujar Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja, di Jakarta (4/6). 

Utoh menegaskan, sampai sekarang tidak pernah menyelenggarakan program pemberian dana cuma-cuma atau undian dan sejenisnya kepada masyarakat. 

Dalam menyampaikan segala informasi untuk masyarakat pekerja, baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi kerja sama dengan pihak lain, BPJS Ketenagakerjaan selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi melalui kanal resmi. 

Utoh mengakui, sulit bagi pihaknya untuk membendung tindakan kriminal penipuan semacam ini. Namun masyarakat bisa memastikan kebenaran informasi ini melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan seperti kantor cabang, website, sosial media atau menghubungi call center 1500910.

Utoh juga memastikan  terus memantau website, sosmed  terindikasi melakukan praktik penipuan berdasarkan laporan yang masuk. BPJS Ketenagakerjaan akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait, agar dilakukan pemblokiran terhadap website-website penipuan tersebut.

“Kami imbau masyarakat harus terus waspada. Jangan mudah tertipu oleh semua bentuk penawaran yang mengatasnamakan institusi BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi terdapat permintaan yang mengarahkan peserta untuk membayar sejumlah biaya dalam nominal tertentu, maka dapat dipastikan hal tersebut bermotif penipuan,” cetus Utoh.(dni)
 

 


loading...

Komentar telah ditutup.