Rabu, 26 September 2018 02:13 WIB
pmk

Internasional

Kisah Heroik Razan, Rawat 70 Warga Palestina Setiap Hari di Medan Perang

Redaktur: Redjo Prahananda

Razan Najjar si pahlawan kemanusiaan Palestina

INDOPOS.CO.ID - Razzan Najjar menjadi salah satu tenaga medis paling gigih dalam protes mingguan di sepanjang pagar memisahkan antara Jalur Gaza dari Israel. Keberanian Razan menarik perhatian dunia.

Desing peluru dan ledakan menjadi makanan Razan sehari-hari. Menolong sesama di medan perang sudah menjadi panggilan jiwa. Tidak peduli, kematian di depan mata. Setiap hari, Wanita 21 tahun ini seperti mengantar nyawa. Menantang maut di tengan serangan jet tempur Israel dan bidikan senjata laras panjang. 

Jumat, (1/6) lalu menjadi hari terakhir Razan bertugas. Dua peluru merobek dada Razan. Dia tewas bersimbah darah sewaktu memberikan pertolongan medis kepada para demonstran. Dia 'gugur' sebagai pahlawan kemanusiaan.  Ribuan warga Palestina mengantarkan Razan ke pusara.

"Menjadi tenaga medis bukan hanya pekerjaan untuk seorang pria," kata Razan al-Najjar, 20, dalam sebuah wawancara di kamp protes Gaza bulan lalu. "Wanita bisa menjadi tim medis," ucap Razan.

Dedikasi Razan untuk Palestina sangat besar. Bergabung dengan tim relawan sejak 30 Maret 2018, Razan setiap hari bekerja mulai dari pukul 7 sampai 8 malam. Dalam sehari, dia merawat 70 korban luka-luka dari warga sipil. Menurut Razan, menjadi paramedis bukan cuma menolong sesama, tetapi menghapus stigma miring di negara mereka, perempuan memiliki andil besar untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina

"Perempuan dalam masyarakat Palestina, dipandang sebelah mata. Tapi mereka harus menerima kami karena kami memiliki kekuatan  lebih dari siapa pun," ucap Razan kepada Times, belum lama ini. "Kami melakukan ini karena mencintai negara kami. Ini pekerjaan kemanusiaan," sambung dia.

Sebelum meregang nyawa, Razan sempat menyampaikan pesan terakhir kepada sang Ayah. Pesan tersebut mengandung makna: paramedis lekat dengan kematian "Kami memiliki satu tujuan, untuk menyelamatkan nyawa dan mengevakuasi orang mengirim pesan ke dunia: Tanpa senjata, kami mustahil bisa membela diri."

(cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #razan-najjar #palestina #israel 

Berita Terkait

Remaja Palestina Tikam Pembela Israel Garis Keras

Internasional

Jerman Naikkan Sumbangan ke Palestina

Internasional

Indonesia vs Palestina, Hanya Lawan Dalam 90 Menit

Liga Indonesia

137 Negara Akui Palestina sebagai Negara Berdaulat

Internasional

IKLAN