Rabu, 17 Oktober 2018 05:21 WIB
pmk

Nasional

Perlu Langkah Bersama untuk Menghadapi Gerakan Radikalisme

Redaktur: Ali Rahman

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid. Foto : Dok INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid menyayangkan kabar adanya 40 masjid di DKI Jakarta yang terpapar radikal.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa selama ini kita kurang cermat mengamati perkembangan kehidupan di masyarakat. Kata Zainut, ada semacam pembiaran dan sikap permisif dari ormas Islam mainstream dan masyarakat terhadap paham radikalisme, sehingga kelompok tersebut tumbuh subur. "Sikap permisif dan pembiaran tersebut membuat ruang gerak kelompok radikal menjadi semakin bebas," ucap dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/6).

MUI mengimbau kepada pimpinan ormas Islam untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. Menurut Zainut, perlu ada langkah bersama untuk menghadapi gerakan radikalisme, demi menjaga persatuan umat dan menyelamatkan NKRI.

MUI sangat menghargai Pemprov DKI yang sudah merilis informasi tersebut yaitu tentang 40 masjid di DKI yang terpapar paham radikal. "Hal ini sangat penting agar masyarakat memiliki kepedulian dan kewaspadaan terhadap bahaya paham radikalisme tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya informasi ini bermula dari ucapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut ada dakwah yang memecah belah umat di empat puluh masjid di Jakarta.

Sandi mengatakan empat puluh masjid itu telah dicatat Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta sebagai masjid yang terpapar radikalisme. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #terpapar-radikalisme #mui #zainut-tauhid #masjid-terpapar-radikalisme 

Berita Terkait

MUI Salurkan Bansos ke Palu

Nasional

MUI: Masyarakat Jangan Ragu Imunisasi Vaksin MR

Nasional

Wujudkan Pemilu Beradab, Tokoh Lintas Agama Berkumpul

Nasional

IKLAN