Selasa, 20 November 2018 11:01 WIB
pmk

Nasional

Jokowi Tegaskan Petani tak Bisa Kerja Sendiri

Redaktur: Ali Rahman

Presiden Jokowi saat meresmikan program kewirausahaan tani dan digitalisasi sistem pertanian di Sliyeg, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/6). Foto: Iwan Kurniawan/Indopos

INDOPS.CO.ID - Presiden RI, Joko Widodo menegaskan, saat ini petani sudah tidak bisa lagi melakukan aktivitas pekerjaannya dengan cara sendiri-sendiri. 

Sebab, untuk bisa menjadi petani yang sukses itu harus mau dan bisa diorganisir, salah satunya seperti di Jawa Barat, yakni melalui PT Mitra BUMDes Bersama (MBB) Indramayu yang saat ini sudah terlaksana dengan baik. 

"Saya memiliki kepercayaan dan keyakinan yang bisa dilakukan perusahaan besar, juga bisa rakyat lakukan. Apapun itu. Tapi ada syaratnya," ujar Jokowi usai meresmikan program kewirausahaan tani dan digitalisasi sistem pertanian di Sliyeg, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/6).

Jadi, PT MBB Indramayu ini merupakan sebuah contoh pertama yang akan diikutinya perkembangannya. Ia mengaku akan melihat selama 6 bulan ke depan, jika berjalan dengan baik maka akan dilakukan di seluruh tanah air. 

Pastinya, dari hasil pembelajaran selama ini, hasil terbesar dari pertanian itu didapat bukan saat pra tanam atau saat menanam, tapi yang paling banyak adalah setelah panen. "Karena keuntungan terbesar itu saat kita menjual beras. Itu sudah umumnya, yang paling gede di situ," tuturnya.

Jadi, petani jangan menjual gabah, tapi harus menjual beras yang sudah dalam kemasan. Jika petani masih berjualan gabah, ia yakin dan percaya sampai kapanpun tidak akan ada peningkatan kesejahteraan petani. (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #presiden-jokowi #pt-mitra-bumdes-bersama-indramayu #petani 

Berita Terkait

IKLAN