Sabtu, 17 November 2018 01:30 WIB
pmk

Nasional

Mentan Amran Siap Kembangkan Kawasan Pertanian Modern

Redaktur: Ali Rahman

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno asik berbincang di sela Peresmian Program Kewirausahaan dan Digitalisasi Sistem Pertanian di Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) yang ada di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu pada Kamis (7/6).

INDOPOS.CO.ID - Presiden Jokowi menegaskan pangan ke depan menjadi komoditas penting yang diperebutkan dunia. Negara yang tidak memiliki sektor pertanian akan kebingungan. Artinya peran petani sangat strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Seluruh petani khususnya petani Indramayu yang bersama kita di sini. Berkali-kali saya sampaikan, bahwa tidak bisa lagi petani berjalan sendiri-sendiri. Rakyat harus terorganisasi dan petani juga harus terorganisir,” kata Jokowi pada Peresmian Program Kewirausahaan Pertanian dan Digitalisasi Sistem Pertanian oleh Presiden RI, Jokowi di Sliyeg, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/6). Hadir mendampingi Presiden, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Jokowi menyebutkan walau saat ini sudah ada banyak kelompok tani, tetapi kelompok tani ini masih banyak berskala kecil. Kesatuan antar petani menjadi keharusan sehingga terbentuk organisasi yang besar agar bisa menang dalam persaingan pasar dunia.

“Seperti cara kerja perusahaan besar atau korporasi harus dalam jumlah yang besar. Saya yakin petani bisa lakukan itu, membuat pertanian menjadi besar,” ucapnya.

Seperti PT Mitra BUMDes Bersama (MBB) Indramayu, kata Jokowi, BUMN ini menjadi mitra petani dalam berbagai kegiatan produksi tani, seperti proses penyediaan bibit, pupuk, pengajuan kredit usaha rakyat, hingga penjualan hasil tani.

“Ini menjadi contoh pertama, yang akan saya lihat enam bulan ke depan. Kalau ini berjalan baik, kita akan lakukan di seluruh tanah air dalam mengorganisasi petani," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman senang melihat kawasan pertanian terintegrasi yang dapat membantu petani meningkatkan nilai tambah. Dengan begitu, kesejahteraan petani dipastikan meningkat. “Ke depan, kami akan bersinergi mengembangkannya di daerah lain, sesuai arahan dan rekomendasi Bapak Presiden nanti"  tegas Amran. (*/atr)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #mentan-andi-amran-sulaiman #presiden-jokowi #kawasan-pertanian-modern #pt-mitra-bumdes-bersama-indramayu 

Berita Terkait

IKLAN