Jumat, 21 September 2018 07:05 WIB
pmk

Internasional

Mesir Juga Bikin Anak-Anak Gaza Merana

Redaktur:

RUANG ANAK - Anak-anak Israel melihat api yang membakar ladang di Kibbutz Beeri, dekat perbatasan dengan Jalur Gaza, Rabu (6/6). Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Direktur Save the Children di Palestina Jennifer Moorehead menyatakan, semua pihak bertanggung jawab mengurangi penderitaan anak-anak di Gaza. Salah satu caranya, menyelesaikan akar permasalahan yang membelenggu wilayah tersebut, yakni blokade.

Soal ini, Israel bukan satu-satunya yang bertanggung jawab. Mesir pun ikut berperan.

Pengepungan oleh Israel dan Mesir menghalangi pembangunan dan pengembangan wilayah Gaza. Anak-anak pun terjebak dengan segala kekurangan tersebut.

Moorehead menegaskan, komunitas internasional harus meningkatkan pendampingan ke Gaza. Misalnya, memberikan dukungan terhadap masalah kesehatan mental di sekolah-sekolah, rumah, serta aktivitas ekstrakurikuler.

Dengan melakukannya serta mengakhiri blokade dan konflik, masa depan anak-anak di Gaza bisa lebih cerah.

Namun, tampaknya keinginan itu bakal sulit terealisasi. Pada Jumat (1/6) lalu, Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Israel memveto draf resolusi DK PBB yang diusulkan Kuwait. Isinya adalah seruan untuk melindungi penduduk Palestina.

Moorehead menuturkan, anak-anak di Gaza tidak bisa selamanya hidup dalam kengerian seperti itu sehingga tidak memiliki masa depan. ’’Anak-anak berhak mendapatkan yang lebih baik daripada apa yang mereka miliki saat ini,’’ tegasnya. (sha/c14/dos)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #jalur-gaza #palestina 

Berita Terkait

Remaja Palestina Tikam Pembela Israel Garis Keras

Internasional

Jerman Naikkan Sumbangan ke Palestina

Internasional

Indonesia vs Palestina, Hanya Lawan Dalam 90 Menit

Liga Indonesia

137 Negara Akui Palestina sebagai Negara Berdaulat

Internasional

IKLAN