Jumat, 16 November 2018 12:49 WIB
pmk

Internasional

Mesir Juga Bikin Anak-Anak Gaza Merana

Redaktur:

RUANG ANAK - Anak-anak Israel melihat api yang membakar ladang di Kibbutz Beeri, dekat perbatasan dengan Jalur Gaza, Rabu (6/6). Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Direktur Save the Children di Palestina Jennifer Moorehead menyatakan, semua pihak bertanggung jawab mengurangi penderitaan anak-anak di Gaza. Salah satu caranya, menyelesaikan akar permasalahan yang membelenggu wilayah tersebut, yakni blokade.

Soal ini, Israel bukan satu-satunya yang bertanggung jawab. Mesir pun ikut berperan.

Pengepungan oleh Israel dan Mesir menghalangi pembangunan dan pengembangan wilayah Gaza. Anak-anak pun terjebak dengan segala kekurangan tersebut.

Moorehead menegaskan, komunitas internasional harus meningkatkan pendampingan ke Gaza. Misalnya, memberikan dukungan terhadap masalah kesehatan mental di sekolah-sekolah, rumah, serta aktivitas ekstrakurikuler.

Dengan melakukannya serta mengakhiri blokade dan konflik, masa depan anak-anak di Gaza bisa lebih cerah.

Namun, tampaknya keinginan itu bakal sulit terealisasi. Pada Jumat (1/6) lalu, Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Israel memveto draf resolusi DK PBB yang diusulkan Kuwait. Isinya adalah seruan untuk melindungi penduduk Palestina.

Moorehead menuturkan, anak-anak di Gaza tidak bisa selamanya hidup dalam kengerian seperti itu sehingga tidak memiliki masa depan. ’’Anak-anak berhak mendapatkan yang lebih baik daripada apa yang mereka miliki saat ini,’’ tegasnya. (sha/c14/dos)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #jalur-gaza #palestina 

Berita Terkait

Mesir Desak Israel Stop Kekerasan di Gaza

Internasional

Damaikan Palestina dan Korea

Headline

Israel Bunuh Panglima Al-Qassam

Internasional

Arab Saudi Larang 3 Juta Warga Palestina Berhaji

Internasional

Mahasiswi AS Ditangkap Israel

Headline

IKLAN