Jumat, 19 Oktober 2018 01:29 WIB
pmk

Megapolitan

Pemkot Tangerang Larang Pemudik Kembali Bawa Pendatang Baru

Redaktur: Nurhayat

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta warga yang mudik untuk tidak mengikutsertakan sanak saudara datang ke kota ini. Alasannya, hal itu untuk mengantisipasi kepadatan penduduk dan persoalan sosial.

Hal itu ditegaskan Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang, M Yusuf. Dia mengatakan, peringatan untuk tidak membawa anggota keluarga ke Tangerang dikeluarkan karena beberapa sebab. Diantaranya, terbatasnya lapangan pekerjaan, dan mahalnya ongkos hidup dikita besar.
"Kalau tidak punya keahlian khusus kami minta mereka yang mudik jangan bawa sanak saudara ke sini. Justru nanti keberadaan mereka akan membawa masalah bagi keluarga dan kota ini. Makanya dari sekarang diberitahukan," katanya kepada INDOPOS, saat dikonfirmasi, Jumat (8/6).

Menurutnya, upaya melarang warga untuk tidak membawa keluarga baru mereka ini demi menghindari dua masalah. Yakni, persoalan pengangguran, kemiskinan, kepadatan penduduk, sampai kriminalitas di perkotaan.

Selain itu juga, lanjut Yusuf, untuk menangani kedatangan penduduk pihaknya akan segera menggelar operasi yustisi (kependudukan) di 13 kecamatan. Dan jika di dapati warga tersebut tidak memiliki pekerjaan dalan razia itu maka sanksi akan diberikan. Salah satunya adalah mengembalikan pendatang baru ini ke kampung halaman.

"Kalau pengangguran kami kembalikan. Jika mereka sudah bekerja, kami minta pendatang mengurus pindah penduduk. Jadi akan lebih mudah nanti memantau daerah yang padat penduduk," paparnya.

Dalam pendataan Pemkot Tangerang ada beberapa wilayah yang menjadi sarang para pendatang baru atau wilayah kepadatan penduduk. Seperti, Kecamatan Benda, Cipondoh, Ciledug dan juga Batuceper. Kepadatan penduduk di wilayah itu dikarenakan berdekatan dengan sejumlah industri. Dan juga banyaknya tempat komersil yang disewakan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang, Erlan Sutarlan mengungkapkan, jika pihaknya telah memiliki skema untuk mendata pendatang baru pasca lebaran, nanti. Salah satunya melakukan pengecekan di sejumlah terminal saat arus kedatangan. Pihaknya berharap kegiatan itu dapat dengan cepat mengantisipasi kepadatan penduduk.

"Titik pantau dan pendataan sudah kami dapatkan. Tinggal menunggu aksinya saja. Begitu mereka turun dari bus, kami langsung mengecak KTP mereka," ungkapnya. (cok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mudik-2018 

Berita Terkait

Posko Mudik Angleb 2018 Sudah Ditutup

News in Depth

Mudik 2018, MUI Puji Pemerintah

Nasional

Pengamanan Mudik, DPR Apresiasi Polri

Nasional

IKLAN