Jumat, 17 Agustus 2018 08:52 WIB
pmk

News in Depth

Enam Titik Penyempitan Ruas Tol Japek Ancam Kemacetan Arus Mudik

Redaktur:

ANTISIPASI MUDIK - Petugas gabungan melakukan pengecekan bus angkutan mudik di Terminal Pakupatan, Kota Serang, Jumat (8/6). Pengecekan angkutan mudik itu dilakukan agar para pemudik nyaman dan aman saat pulang ke kampung halamannya.

INDOPOS.CO.ID - Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dari arah Jakarta menuju Cikampek yang akan melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama terpantau mulai pada pada H-7 Lebaran atau Jumat (8/6). Antrean didominasi kendaraan pribadi.

Pantuan koran ini dari jembatan Tol Bekasi Timur, kepadatan antrean di ruas tol Japek selain didominasi kendaraan pribadi juga dipadati beberapa kendaraan bus maupun truk-truk angkutan barang yang memang masih diizinkan melintas.

Diperkirakan, hingga Jumat malam terjadi peningkatan jumlah pemudik yang melintasi tol Japek. Dalam kondisi normal, kendaraan yang melintasi Tol Japek rata-rata 70 ribu unit setiap hari. Pada saat arus mudik, jumlah kendaraan yang melintasi Tol Japek diprediksi mencapai 112 ribu unit.

General Manager PT Jasa Marga cabang tol Jakarta Cikampek, Raddy R Lukman mengatakan ada enam titik penyempitan yang terjadi di ruas tol Japek. Penyempitan itu mulai dari Simpang Tol Cikunir sampai Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek.

Raddy menambahkan, adapun titik kemacetan tol Japek itu berada di Km 10 (Simpang Susun Cikunir), Km 21, Km 33, Km 37 serta Km 57. Penyebabnya, kata dia juga, selain karena proyek pembangunan, penyempitan lajur terjadi karena pertemuan arus lalu lintas serta pengurangan jumlah lajur (bottle neck).

”Kami lakukan beberapa langkah untuk mengurangi enam titik kepadatan,” terangnya juga Jumat (6/6). Salah satunya, dengan menggeser beton Movable Concrete Barrier (MCB), contra flow hingga penyediaan tempat istirahat sementara atau parking bay.

Raddy juga memaparkan, penerapan sistem contra flow akan dilakukan mulai setelah Gerbang Tol Cikarang Utama hingga Km 65. Pemberlakukan contra flow menurut dia, berlaku sebaliknya saat arus balik mudik nanti mulai dari Gerbang Tol Cikarang Utama hingga ke Tambun.

Raddy juga memaparkan, ruas tol Japek ada tiga segmen terpadat. Segmen terpadat dengan volume to capacity ratio (v/c) ratio 1,1 hingga 1,2 terdapat di sepanjang jalur Cikunir hingga Cibitung. Kemudian, jalur Karawang Barat hingga Karawang Timur serta Cawang hingga Pondok Gede.

”Kami juga masih memberlakukan kebijakan ganjil genap hingga Senin (11/6) atau H-4. Karena memang ganjil-genap terbukti mampu mengurangi serta mengurai kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek dari arah Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekati Timur,” ujarnya juga.

Menurut Raddy, kebijakan ganjil genap dakan kembali diterapkan H+5. Mengingat pada H+4 merupakan puncak arus balik mudik Lebaran. Selanjutnya, kabijakan tersebut tetap berlanjut agar pemilik kendaraan roda empat tidak lupa adanya implementasi ganjil-genap di ruas tol Japek.

Sebelumnya, PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek (Japek) memprediksi puncak arus mudik kendaraan yang melintasi tol Japek terjadi pada Sabtu (9/6). Namun pemudik dari Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan mulai memadati ruas Tol Japek mulai Jumat (8/6) malam.

Puncak arus mudik itu terjadi karena saat itu, mulai diberlakukannya cuti bersama ASN yang diperkirakan sekitar 1,4 juta warga Jabodetabek berangkat mudik ke Jawa Tengah dan Jawa Timur akan melintasi tol Japek.

Sedangkan Kasubbag Humas PT Jasa Marga Cabang Japek Irwansyah menambahkan akan menambahkan Variable Message Sign (VMS) atau perangkat kontrol lalu lintas di ruas-ruas Tol Japek. "VMS juga kita tambah dua sehingga kita punya 18," jelasnya.

Dengan adanya VMS itu, pengguna jalan dapat informasi kepadatan arus lalu lintas untuk pertimbangan mereka istirahat atau keluar jalur tol lewat jalur arteri. Guna mengantisiapsi antrean masuk ke dalam rest area maupun kepadatan rest area, pihaknya membuka parking bay fungsional di km 6, 15 dan 25. (dny)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #mudik-2018 

Berita Terkait

Posko Mudik Angleb 2018 Sudah Ditutup

News in Depth

Mudik 2018, MUI Puji Pemerintah

Nasional

Pengamanan Mudik, DPR Apresiasi Polri

Nasional

IKLAN