Senin, 24 September 2018 07:04 WIB
pmk

Ekonomi

Perusahaan Tambang Nikel Bayar Pajak sampai Rp 105 Miliar

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) mewujudkan komitmen membangun daerah di wilayah operasi dengan membayar pajak sampai Rp.105 miliar.

Padahal, perusahaan tambang nikel di kecamatan Wolo, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) itu baru mulai produksi pada Oktober 2017 lalu.

Direktur Utama PT CNI, Derian Sakmiwata menjelaskan, nilai ratusan miliar itu untuk membayar pajak dan non-pajak kepada negara terdiri dari royalti, bea keluar, pajak penghasilan, pajak daerah dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Pembayaran pajak dan non-pajak itu merupakan hasil dari 29 kali pengapalan bijih nikel keluar negeri dari Oktober 2017 sampai Mei 2018 sesuai dengan surat persetujuan ekspor  oleh perusahaan,” kata Derian Sakmiwata kepada INDOPOS, Sabtu (9/6).

Dia juga memastikan, dalam melaksanakan kegiatan pertambangan, PT CNI selalu mematuhi peraturan berlaku, termasuk dalam segi kewajiban keuangan kepada negara. Kata dia, PT CNI juga berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Selain membayar kewajiban keuangan kepada pemerintah, PTCNI juga berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui perekrutan tenaga kerja lokal, pengembangan usaha lokal dan program tanggung jawab sosial,” imbuh dia.

Derian mengungkapkan, saat ini PT CNI telah mempekerjakan sekitar 800 karyawan langsung dan tidak langsung. Lebih dari 75 persen karyawan tersebut direkrut dari wilayah sekitar tambang di Kecamatan Wolo.

“Kami juga memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat dalam program pengembangan masyarakat,” tambah dia.

PT CNI merupakan perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi dengan wilayah kerja tambang nikel dan pembangunan smelter di Kecamatan Wolo. Perusahaan ini 100 persen dimiliki oleh perusahaan nasional.

PT CNI juga sedang  fokus dalam pekerjaan persiapan pada areal pembangunan pabrik (smelter) sesuai progressnya dan ketentuan dari pemerintah. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pajak 

Berita Terkait

Tunggakan Pajak Bumi Bangunan Capai Ratusan Miliar

Jakarta Raya

Menkeu: Pertumbuhan Penerimaan Pajak Bukan Bohong

Nasional

Pemkot Tangerang ”Kemplang” Pajak

Banten Raya

Hore! Denda Pajak Kendaraan Dihapus

Banten Raya

Bayar PBB di JakOne Mobile Dapat Motor

Jakarta Raya

IKLAN