X CLOSE Laporan Kinerja DKPP
Rabu, 19 Desember 2018 12:47 WIB

Hukum

Edarkan Uang Palsu, Pasutri Dicokok Polisi

Redaktur: Ahmad Nugraha

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Tiga anggota komplotan pengedar uang palsu alias 'upal' akhirnya diringkus polisi. Selain menangkap tiga pelaku, polisi juga menyita 96 lembar upal pecahan Rp 100 ribu.

Dari informasi di Polda Metro Jaya, tiga pelaku yang ditangkap itu masing-masing berinisial KS, 35, SM, 37, dan KK, 55. Ketiganya ditangkap di kawasan Pasar Kemis Kampung Pangodokan Kidul Tangerang Banten.

Polisi awalnya mendapat informasi adanya rencana transaksi upal di sebuah rumah di kawasan Kampung Pangodokan Kidul itu. Setelah mendapat ciri-ciri pelaku dan lokasi transaksi. Akhirnya pada Kamis malam (7/6) polisi menangkap pelaku KK.Dari tangan KK, polisi menyita 90 lembar upal pecahan Rp 100 ribu.

Begitu ditangkap, KK berikut barang bukti upal langsung diangkut ke Mapolresta Tangerang. Dijelaskan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan, dalam penyidikan KK bersikeras mengatakan kalau dirinya tidak memproduksi upal itu. Namun ia membelinya dari pasangan suami isteri berinisial KS dan SM.

Esoknya polisi langsung menggiring KK untuk menunjukkan lokasi rumah pasutri KS dan SM. Tak lama SM dapat dibekuk dirumahnya di kawasan Perum Cimone Tangerang. Dari tangan SM, polisi menyita empat lembar upal pecahan Rp 100 ribu.

Bukan hanya SM, suami SM yang berinisial KS juga yang saat itu tak ada dirumahnya, akhirnya dapat diringkus di Pasar Anyar Tangerang. Dari kantung celana KS polisi menemukan dua lembar upal pecahan Rp 100 ribu.

Saat ini polisi masih memburu beberapa pelaku yang memproduksi upal-upal itu, termasuk mencari lokasi percetakan upal itu. "Total barang bukti ada 96 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu," ujar Kompol Wiwin.

Saat ini ketiganya masih terus menjalani penyidikan untuk pengembangan kasus. Ketiga pelaku yang sudah mendekam di sel tahanan polisi dijerat Pasal 36 ayat 1, 2, 3 Undang-undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Memalsu, Menyimpan, dan Mengedarkan Uang Palsu dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pasutri-dicokok #uang-palsu-polda-metro-jaya #mapolresta-tanggerang #wiwin-setiawan #kriminal 

Berita Terkait

Sepanjang Tahun Ini, 113 Wartawan Dibunuh

Internasional

Rampok Sepasang Kekasih, Dua Begal Digelandang

Megapolitan

Lahan Perkebunan Dikorupsi Rp1 M

Nusantara

15 Muda-Mudi Mesum Diamankan

Nasional

Polisi Bekuk Bandar Pil Koplo di Kalangan Pelajar

Nusantara

1.109 Truk Ditindak

Nusantara

IKLAN