Minggu, 21 Oktober 2018 06:54 WIB
pmk

Piala Dunia 2018

Selesao Portuguesa Bungkam soal Kondisi Klub 4 Pemain

Redaktur: Redjo Prahananda

JADI BATU SANDUNGAN - Penjaga gawang utama Selesao Portuguesa atau tim nasional Portugis Rui Patricio ketika berlatih di sebuah lapangan di Sochi, Rusia, Selasa (12/6). (Foto: AFP)

INDOPOS.CO.ID - Selesao Portuguesa atau Tim Nasional Portugal mati-matian menjaga situasi kondusif internalnya menjelang matchday pertama Grup B melawan Spanyol, Sabtu (16/6) dini hari di Sochi. Salah satunya dengan membatasi pertanyaan seputar kondisi klub asal pemain yang sedang bermasalah.

Empat pemain Portugal yang membela Sporting Lisbon saat ini yakni Rui Patricio (kiper), William Carvalho (gelandang), Bruno Fernandes (gelandang), dan Gelson Martins (winger) sedang mengalami masalah dengan klubnya.

Setelah mendapatkan invasi oleh sekelompok suporter yang memakai penutup kepala pada 15 Mei di lapangan latihan Sporting di Alcochete, Patricio memutuskan mengakhiri kontraknya.

Menurut The National kemarin (12/6) langkah kiper berusia 30 tahun itu ditiru oleh ketiga rekannya. Carvalho, Fernades, dan Martins sepakat memutus kontraknya dengan Leoes disebabkan kondisi internal yang tak kondusif lagi.

"Semua pertanyaan yang tidak berkaitan dengan timnas Portugal tidak akan kami diskusikan. Karena saat ini kami semua menaruh fokus pada laga lawan Spanyol," kata gelandang Portugal Joao Mario.

Mario yang merupakan bekas pemain Sporting meminta pengertian kepada media agar tidak menyinggung keruwetan Sporting di level timnas. Sebab penyerangan dan perusakan ruang ganti pemain Sporting oleh suporter meninggalkan trauma.

Invasi suporter tersebut merupakan buntut hubungan yang tak harmonis Presiden Sporting Bruno de Carvalho dengan Rui Patricio dkk. Ketika kalah 0-2 di leg pertama perempat final Liga Europa versus Atletico Madrid (5/4), De Carvalho menyebut pemain Sporting tidak bersungguh-sungguh bermain di lapangan.

De Carvalho bahkan mengancam dan berkata akan memainkan tim Sporting B ketika menjalani leg kedua (12/4). Namun ancaman itu tak benar-benar terjadi. Namun para pemain yang telanjur sakit hati dan meminta bertemu presiden klub agar menarik ucapannya soal tim yang tak sepenuh hati dalam bertanding.

(jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #piala-dunia-2018 #timnas-portugal 

Berita Terkait

IKLAN