Jumat, 17 Agustus 2018 12:24 WIB
pmk

Nasional

Ngaku Tak Terima Gus Yahya Dikritik, Wasekjen Gerindra Hengkang

Redaktur: eko satiya hushada

Mohammad Nuruzzaman

INDOPOS.CO.ID - Wasekjen Partai Gerindra Mohammad Nuruzzaman menyatakan mundur dari keanggotaan Partai Gerindra. Keputusan ini diambil usai Fadli Zon mengkritik keras kunjungan Wantimpres Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) ke Israel yang merupakan kyai dari Nuruzzaman.

"Saya marah, kemarahan saya memuncak karena hinaan saudara Fadli Zon kepada kiai saya, KH Yahya Cholil Staquf terkait acara di Israel yang diramaikan dan dibelokkan menjadi hal politis terkait isu ganti Presiden," ucap Nuruzzaman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/6).

Sebagai orang Nahdliyin (NU) ia tak terima sosok kyai panutannya disindir sebegitu keras oleh Fadli. Menurut Nuruzzaman, penghinaan pada kiai adalah tentang harga diri dan marwah.

"Ini sesuatu yang Pak Prabowo tidak pernah bisa paham karena Bapak lebih mementingkan hal politis saja," katanya.

Tak sampai di situ, Nuruzzaman juga menceritakan kebanggaannya menjadi kader Gerindra dan hormat kepada Prabowo. Namun lantaran kritikan Fadli, ia berubah seratus delapan puluh derajat. Bahkan, Nuruzzaman berkomitmen akan melawan Prabowo di Pilpres 2019.

"Hari ini saya mundur dari Partai Gerindra dan saya pastikan, saya akan berjuang untuk melawan Gerindra dan elit busuknya sampai kapan pun," kata dia.

Terpisah, menanggapi keluarnya Nuruzzaman, Ketua DPP Partai Gerindra Habiburrokhman mengatakan itu merupakan hal yang wajar. Sebab, kata dia, perjuangan itu tidak menjanjikan sesuatu yang instan seperti pangkat, jabatan atau kedudukan.

Ia juga mengatakan, tuduhan Nuruzzaman terhadap Fadli yang dianggap berkomentar politis terhadap Gus Yahya  tidak tepat.

"Pak Yahya ini diprotes bukan hanya oleh Bang Fadli, tetapi juga banyak tokoh dari partai lain. Bahkan MUI dan PBNU menyatakan kehadiran Pak Yahya di sana tidak ada hubungannya dengan organisasi," pungkasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mohammad-nuruzzaman #gerindra #yahya-cholil-staquf 

Berita Terkait

IKLAN