Rabu, 17 Oktober 2018 05:05 WIB
pmk

Fokus

Gus Yahya ke Israel, Pengamat: Rugikan Palestina

Redaktur: Ali Rahman

Yahya Cholil Staquf

INDOPOS.CO.ID - Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia Yon Machmudi menilai, kunjungan Anggota Wantimpres yang juga Katib Aam Nahdlatul Ulama (NU), Yahya Cholil Staquf ke Israel secara tidak langsung merupakan legitimasi status Israel yang telah mengambil alih Jerussalem dari Palestina.

"Kunjungan itu memberikan legitimasi secara tidak langsung. Israel benar-benar memanfaatkan momen itu untuk kepentingannya," kata Machmudi saat dihubungi INDOPOS via pesan tertulis, Rabu (13/6).

Ia menyayangkan kunjungan tersebut. Sebab, dalam konteks kepentingan Palestina, negara yang menanungi tiga agama besar tersebut sangat dirugikan karena kunjungan itu dilakukan di wilayah pendudukan Israel. "Padahal dunia internasional tidak mengakui wilayah yang diklaim israel itu," tandasnya.

Selain itu, menurut Machmudi, kunjungan Gus Yahya, panggilan karib Yahya Cholil Staquf, tidak ada kaitannya dengan masuknya Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan (DK) PBB tidak tetap.

"Justru Indonesia menegaskan kembali perannya dalam melakukan pembelaan pada palestina melalui DK PBB," pungkasnya. 

Diketahui, Gus Yahya melakukan kunjungan pada Minggu (10/6). Gus Yahya mengklaim kehadirannya merupakan inisiatif pribadi yang bertujuan menjadi narasumber dalam forum yang diprakarsai American Jewish Committee (AJC). (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #yahya-cholil-staquf #yon-machmudi #wantimpres #katib-aam-nahdlatul-ulama 

Berita Terkait

IKLAN