Jumat, 17 Agustus 2018 12:26 WIB
pmk

Nasional

Kepala BPH Migas Terbitkan SK, Tindak Lanjut Perpres dan Kepmen ESDM

Redaktur: Ali Rahman

Kepala BPH Migas bersama tim berfoto bersama di sela melakukan monitoring di beberapa titik di Jawa Tengah, Rabu (13/6). Foto: Iwan Kurniawan/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Kepala BPH Migas, M. Fanshurullah Asa menerbitkan Surat Keputusan (SK) nomor 18/P3JBKP/BPH MIGAS/KOM/2018 sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) nomor 43 Tahun 2018 dan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM nomor 1851 K/15/MEM/2018.

Fanshurullah mengatakan, ada beberapa hal yang ditegaskan dalam SK tersebut. Pertama, BPH Migas menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk menyalurkan bensin RON 88 (premium) pada 2.090 SPBU di Jawa, Madura dan Bali (JAMALI).

"Rinciannya, 1.519 SPBU eksisting yang sebelumnya telah menyalurkan bensin premium dan tambahan 571 SPBU yang akan menyalurkan kembali bensin premium," kata Fanshurullah kepada INDOPOS, Rabu (13/6).

"Sesuai komitmen PT Pertamina (Persero), 571 SPBU tersebut ditargetkan sudah menjual kembali bensin premium paling lambat H-7 lebaran," sambungnya.

Dikatakannya, ini dilakukan BPH Migas sesuai amanat Undang-Undang (UU) nomor 22 tahun 2001, Pasal 8, yakni bertugas mengatur dan mengawasi ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM di seluruh wilayah NKRI.

Sejauh ini, dari 571 SPBU yang akan menyalurkan kembali bensin premium itu, telah terealisasi 530 SPBU yang telah menjual kembali bensin premium. Sementara, sisanya sebanyak 41 SPBU mengalami kendala dalam menjual kembali bensin premium dikarenakan adanya kendala teknis, di antaranya tangki timbun yang belum siap.

"BPH Migas meminta Pertamina menargetkan waktu kepada para pemilik SPBU yang telah ditunjuk untuk menyalurkan kembali bensin premium paling lambat 15 Juni 2018," jelasnya.

Jika SPBU yang belum dapat memenuhi target tetap tidak melaksanakan hingga waktu yang ditetapkan, maka dapat diberikan peringatan atau sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Pastinya, BPH Migas meminta Pertamina untuk menjaga keamanan pasokan dan distribusi seluruh jenis BBM yang diperlukan oleh masyarakat termasuk bensin premium di seluruh wilayah NKRI," pungkaanya. (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bph-migas #m-fanshurullah-asa #kepmen-esdm-1804 #tugas-bph-migas 

Berita Terkait

IKLAN