Kamis, 18 Oktober 2018 06:24 WIB
pmk

Nasional

Kemensos Bakal Dampingi Anak-anak Pelaku Teror

Redaktur: Redjo Prahananda

Menteri Sosial, Idrus Marham

INDOPOS.CO.ID - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin telah menyerahkan sejumlah anak-anak pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

Beberapa dari mereka bahkan telah kehilangan kedua orang tua karena terlibat dalam aksi peledakan bom Mei lalu.Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham menyebut, Kemensos telah menerima tujuh anak. Tiga laki-laki dan empat orang perempuan, berusia rata-rata 6 sampai 14 tahun.

Meski memiliki latar belakang keluarga terorisme, Idris memastikan, pemerintah tidak bakal melakukan intervensi maupun diskriminasi dan perlakukan berbeda terhadap masing-masing anak.

Salah satu dari mereka sempat mengikuti orang tua melakukan aksi bom bunuh diri seperti bocah perempuan. Dia mengikuti orang tua menjadi 'martir' di Markas Polrestabes Surabaya. Beruntung, dia selamat. "Kemudian, anak-anak teroris dari penangkapan di Sidoarjo. Kami bakal perhatikan sungguh-sungguh," kata Idrus.

Idrus datang ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk menjemput anak-anak tersebut pada Selasa, (12/6) kemarin. Kemensos bakal melakukan pembinaan sesuai dengan aturan diamanatkan konstitusi. Semua anak memiliki hak  sama untuk bisa hidup dengan normal dan  tumbuh berkembang seperti anak lain. Begitupula hak pendidikan harus diperhatikan oleh negara.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, Kemensos bakal memberikan perlindungan dan pendampingan agar kepercayaan diri mereka pulih dan kemudian pemerintah bakal mengikis paham radikal orang tua dulu. 

"Terdapat beberapa parameter. Kami bakal melihat perkembangan mereka, baik dari segi fisik kesehatan. Bagaimana kondisi psikologis mereka. Terpenting, mengembalikan pemahaman agama dengan benar dan membersihkan pikiran-pikran dari paham radikal."

(rej/jawapos)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kementerian-sosial #menteri-sosial-idrus-marham #terorisme 

Berita Terkait

IKLAN