Minggu, 23 September 2018 07:48 WIB
pmk

Nasional

Komentar Ma'ruf Amin soal Fatwa Haram ke Israel

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua MUI, Ma'ruf Amin

INDOPOS.CO.iD - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin meminta semua pihak berpikiran jernih soal permintaan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah agar MUI mengeluarkan fatwa mengunjungi Israel.

Ma'ruf mengatakan, gagasan dari Fahri perlu diskusi lebih mendalam, karena fatwa harus menimbulkan muasabah. "Harus muncul pelaporan. Kedua, harus muasabah. Memiliki relevansi tidak dengan orang pergi ke Israel di fatwa ini? Berarti, apakah ini wilayah fatwa atau bukan, perlu diskusi lebih lanjut," ujar Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf,  kunjungan WNI muslim ke Israel belum tentu menjadi wilayah MUI. Dia menyebut usulan Fahri belum bisa langsung direalisasikan "Terdapat rekomendasi, tausyiah, dan fatwa. Jadi lihat apakah yang tepat dengan fatwa, imbauan, atau dengan rekomendasi. Apa itu di wilayah MUI," tutur Ma'ruf.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta  meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa larangan kunjungan ke Israel, setelah Khatin Aam (Sekjen) Suriyah PBNU Yahya Cholil Staquf bertandang ke Israel. Gus Yaqut datang dalam forum diskusi perdamaian di Israel

"Guna menghindari peristiwa serupa, MUI perlu mengeluarkan fatwa haram mengunjungi Israel. Sebab, itu melanggar komitmen kebangsaan untuk memerdekakan Palestina," kata Fahri lewat pesan singkatnya yang diterima wartawan, Kamis (14/6).

(rej)


TOPIK BERITA TERKAIT: #palestina #israel #mui #fahri-hamzah #maruf-amin 

Berita Terkait

IKLAN