Minggu, 23 September 2018 05:52 WIB
pmk

Piala Dunia 2018

Bukan Portugal, Jose Mourinho Jagokan Spanyol

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge

LEBIH OBJEKTIF - Pelatih Manchester United kali ini menjadi pundit atau analisis sepak bola. Mourinho menjagokan Spanyol mengatasi Portugal. Foto Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Jiwa nasionalisme Jose Mourinho dipertanyakan. Jika kebanyakan pundit-pundit lebih menjagokan negaranya sendiri, maka tidak begitu dengan Mourinho. Dia berkewarganegaraan Portugal, tapi dia tidak mendukung Selesao Portuguesa atau tim nasional Portugal mampu mengalahkan Spanyol dini hari nanti WIB.

Sebaliknya The Special One yang nyambi kerja sebagai pundit Piala Dunia 2018 Russia Today malah menjagokan La Furia Roja bisa mengawali langkahnya dengan manis. ''Ini sangat sulis, sungguh sulit. Saya tak mau sentimentil. Tapi memang seperti itu kenyataannya,'' ungkap tactician Manchester United itu.

Tak hanya mendukung Spanyol mengalahkan Portugal, Mourinho yang lahir di Setubal, Portugal, 55 tahun silam itu hanya menempatkan Cristiano Ronaldo lolos hanya sebagai runner up di bawah Spanyol. ''Rasanya bercampur aduk. Meski, dari pengalaman mereka (Spanyol) di Piala Dunia ini lebih siap,'' tambah Mourinho.

Terlepas dari prediksinya antara Spanyol dan Brasil, Mourinho tak mau negara yang ada banyak pemainnya di United berlama-lama di Piala Dunia. Inggris paling banyak, dengan total empat pemain seperti Phil Jones, Ashley Young, Marcus Rashford, dan Jesse Lingard. Lalu ada dua pemain di Belgia (Romelu Lukaku dan Marouane Fellaini).

Masing-masing satu nama di: Argentina (Marcos Rojo), Prancis (Paul Pogba), David De Gea (Spanyol), Swedia (Victor Lindelof), dan Serbia (Nemanja Matic). ''Saya ingin semua bisa cepat-cepat liburan dan kembali ke klub,'' canda Mourinho. (jpg)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #timnas-portugal #jose-mourinho #timnas-spanyol #piala-dunia-2018 

Berita Terkait

Mourinho: Ronaldo Magnet Kuat di Serie A

Liga Italia

Terima Kasih Presiden Vladimir Putin, Spasiba Rusia!

Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2022 Qatar: Ubah Tradisi, FIFA Otoriter

Piala Dunia 2018

IKLAN