Rabu, 21 November 2018 07:23 WIB
pmk

Internasional

PBB Kecam Kebijakan Trump

Redaktur:

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

INDOPOS.CO.ID - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memisahkan anak-anak migran dari para orangtuanya menuai kritik dan tentangan dari banyak pihak. Termasuk Ibu Negara Melania Trump yang marah atas keputusan tersebut.

Rekaman audio memperdengarkan di mana anak-anak migran di AS menangis ketika orangtua mereka akhirnya dibebaskan. Selama beberapa bulan terakhir, sekitar 2.000 anak migran telah terpisah dari orangtua mereka setelah mencoba menyebrangi perbatasan AS secara ilegal.

Trump menentang keras masuknya para migran karena tidak akan membiarkan AS menjadi tempat penampungan migran. Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Filippo Grandi mengatakan, kebijakan tersebut tidak dapat diterima.

Rekaman suara itu dirilis oleh outlet media AS investigatif ProPublica pada Senin dan dibuat dalam fasilitas pengungsian AS dan perlindungan perbatasan. Di tempat penampungan terdapat beberapa anak Amerika Tengah yang dipisahkan dari orangtua mereka. Rata-rata dari mereka berusia antara empat dan 10 tahun seperti dilansir BBC pada Selasa, (19/6).

Lirih suara tangis mereka terdengar sambil memanggil ibu atau ayah mereka. Seorang agen patroli perbatasan mengatakan, tangisan anak-anak tersebut ibarat orkresta dan para orangtua yang dipisahkan dari mereka adalah konduktornya.

Menurut Grandi, kebijakan dengan toleransi nol yang digalakkan pemerintahan Trump terhadap imigrasi ilegal tidak dapat diterima. "Sangatlah salah untuk memisahkan anak-anak dari keluarga mereka dalam keadaan apapun dan khususnya ketika orang-orang dalam kesulitan."

Misalnya, terang Grandi, orang yang melarikan diri dari kekerasan dan penganiaayaan seperti halnya orang-orang di Amerika Tengah. "Jadi kami menyarankan Pemerintah AS, ini bukanlah cara yang tepat untuk menangani fenomena khusus bagi orang yang mencari tempat tinggal sementara yang aman di seberang perbatasan. (trz/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pbb #donald-trump 

Berita Terkait

Trump Kalah di Parlemen Dorong Penguatan Rupiah

Internasional

Jadi Lawyer Jokowi, Yusril Rugikan PBB

Nasional

IKLAN