Nusantara

Pedagang Mulai Padati Lokasi Kupatan, Tradisi 30 Tahun Silam

Redaktur: Ali Rahman
Pedagang Mulai Padati Lokasi Kupatan, Tradisi 30 Tahun Silam - Nusantara

Lapak yang didominasi pedagang tembikar mulai memadati lokasi perayaan kupatan di sepanjang jalan Desa Kesambi, Mejobo, Kudus, Jateng. Foto: jpg

INDOPOS.CO.ID - Puncak perayaan tradisi kupatan akan dilaksanakan, Jumat (22/6). Tradisi itu dilakukan masyarakat di beberapa daerah, salah satunya di Desa Kesambi, Mejobo, Kudus, Jawa Tengah (Jateng). 

Antusias dari berbagai pihak untuk menyambut pelaksanaan tradisi tersebut sangat tampak jelas. Utamanya para pengunjung dan pedagang. Faktanya, puluhan pedagang sudah tampak mulai memadati lokasi tersebut sejak beberapa hari lalu.

Aji, salah seorang pedagang tembikar di lokasi itu mengatakan, sudah mulai menggelar lapak sejak tiga hari lalu atau Selasa (19/6). Lokasi tersebut sudah menjadi langganan berjualan saat musim lebaran.

“Kalau ada tradisi kupatan di sini, saya selalu ikut jualan. Ditemani keluarga, saya selalu menghabiskan waktu libur lebaran di lokasi ini,” ujarnya, Kamis (21/6).

Meski enggan menyebutkan omzet yang didapatkan saat berjualan tembikar di lokasi itu, namun Aji mengakui selalu mendapat keuntungan. Aji juga selalu berinovasi terhadap barang dagangannya.

“Dulu saya hanya menjual kreweng (miniatur perlengkapan masak dari tanah liat) dan celengan. Sekarang saya tambah dengan menjual vas bunga dengan berbagai ukuran,” ungkapnya.

Meskipun terbilang mainan kuno, Aji mengaku tetap ingin berjualan kreweng. Sebab, menurutnya, kreweng masih diminati. Terutama anak-anak perempuan di Kudus.

Sementara, Kepala Desa Kesambi Aji Nugroho Santoso mengungkapkan, tradisi kupatan yang dilaksanakan setiap tahun di daerah tempatnya bertugas itu sudah mulai dilakukan sekitar 30 tahun silam. Sampai sekarang masih dilestarikan.

“Sekitar tiga hari sebelum puncak pelaksanaan, di sini sudah ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Termasuk para pedagang yang menggelar lapak di sepanjang jalan Desa Kesambi,” sebutnya.

Dalam rangkaian acara perayaan tradisi kupatan di Desa Kesambi, selain ada hiburan musik, juga ada tradisi praon. Di mana panitia penyelenggara menyediakan perahu yang disewakan kepada pengunjung untuk menyusuri Sungai Piji. (iwk/jpg)

Berita Terkait


Baca Juga !.