Kamis, 15 November 2018 05:53 WIB
pmk

Megapolitan

39 PNS Depok tak Ngantor Hari Pertama, BKPSDM Berikan Sanksi

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Di hari pertama masuk kerja pasca cuti lebaran bersama, puluhan pegawai negeri sipil (PNS) Kota Depok tak masuk. Ketidakhadiran mereka ini pun langsung membuat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Depok menjatuhkan sanksi.

Hal itu ditegaskan Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri. Kata dia, di hari pertama masuk kerja ada 39 aparatur sipil negara (ASN) yang tidak ngantor. Alasan para pegawai negara ini tidak masuk kerja pun beragam. Mulai dari urusan keluarga dan keperluan lain.

"Cukup lumayan banyak yang tidak masuk. Dari 6.795 pegawai yang tak ngantor ini ada 39 orang. Kami sudah cek semua dan mereka ini semua staf di beberapa dinas," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (21/6).

Dijelaskan Supian, dari 39 PNS yang tak masuk kerja itu, ada 35 orang yang mengajukan izin. Sedangkan 4 PNS lain tanpa keterangan sama sekali. Para pegawai itu bekerja dilingkup Balaikota Depok yang berada di Jalan Raya Margonda.

"Kami tidak tau izin apa, tapi suratnya ada. Nah yang empat orang ini tidak jelas mereka kemana. Kami akan laporkan ini ke Walikota Depok," ungkapnya.

Disinggung soal sanksi bagi puluhan PNS yang tidak ngantor dihari pertama ini, mantan Sekertaris Camat Tapos ini pun menjelaskan hal tersebut. Kata dia, sanksi itu berupa teguran dan pemotongan tunjangan daerah. Bahkan sanksi tersebut pun diberlakukan sejak hari pertama masuk kerja diberlakukan. Pihaknya pun telah melaporkan hal itu ke Walikota Tangerang.

"Semua berlaku sama bagi PNS yang tidak masuk kerja. Ini sudah keputusan dari pemerintah pusat. Jika mereka komplain silahkan saja," imbuhnya.

Sementara, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menuturkan, jika dirinya akan memeriksa ulang mesin absensi otomatis (Finger Print). Hal itu memgetahui lebih detail jumlah PNS yang tak ngantor. Karena absensi tersebut telah memiliki sistem yang akurat. Sehingga hal itu untuk menghindari kesalahan pemberian sanksi.

"Nanti akan kelihatan masuk atau tidak. Kalau yang tidak masuk besok akan kami panggil untuk diberika sanksi. Semua PNS harus ikut aturan, karena sudah dapat libur panjang. Jika ada yang nambahin libur itu sangat keterlaluan," pungkasnya. (cok)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #hari-pertama-kerja #libur-lebaran-2018 #penkot-depok #badan-kepegawaian-dan-pengembangan-sumber-daya-manusia #supian-suri 

Berita Terkait

IKLAN