Rabu, 21 November 2018 03:27 WIB
pmk

Megapolitan

Enam Hari Pasca Lebaran Sampah Tangsel Naik 15 Persen, TPA Cipeucan Overload

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pasca lebaran limbah yang diproduksi warga Tangerang Selatan (Tangsel) meroket 15 persen. Pasalnya, konsumerisme masyarakat terhadap kegiatan berbelanja meningkat. Akibat kenaikan volume sampah itu membuat daya tampung tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang overload.

Kepala Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Wismansyah mengatakan, terjadinya peningkatan sampah mulai dari 10 sampai 15 persen lima hari setelah itu disebabkan beberapa hal. Seperti, besarnya pengiriman bingkisan, serta makanan minuman kemasan oleh masyarakat. Apalagi momen libur panjang tersebut banyak dipergunakan warga untuk silahturahmi dan liburan.

"Ini yang membuat volume sampah meningkat. Kenaikannya cukup besar terjadi, dan sampah yang dihasilkan itu jenisnya beragam. Salah satunya plastik dan kertas sampai kemasan makanan ringan," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (21/6).

Dijelaskan Wismansyah, sebelumnya sampah yang dihasilkan warga Tangsel sebelum lebaran hanya 300 ton/hari. Akan tetapi setelah lebaran limbah itu meningkat menjadi 330 sampai 345 ton/hari. Kata dia, tidak ada titik spesifik sebagai penyumbang sampah terbesar di Tangsel.

"Ada yang dari pasar tradisional, perumahan, sama perkampungan. Mereka menumpuknya di pinggir jalan. Hampir semua merata warga menghasilkan sampah," paparnya.

Dari penilaiannya, adanya besarnya volume sampah itu disebabkan tingginya konsumerisme warga terhadap kegiatan belanja barang. Apalagi, adanya pemberian potongan harga barang dan makanan dari produsen dimanfaatkan warga sebagai wadah libur panjang.

Tak sampai disana, lanjut Wismansyah, sampah yang dihasilkan masyarakat Tangsel ini pun telah diangkut ke TPA Cipeucang. Untuk mengangkut limbah itu sebanyak 100 unit armada dikerahkan. Pihaknya pun telah mengimbau warga agar mengurangi kegiatan belanja yang dapat menghasilkan sampah.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Cipeucang, Tain Setiawan menyatakan, meningkatnya volume sampah tersebut membuat kapasitar TPA tersebut akan semakin over kapasitas. Mengingat tiga kolam penampungan yang ada tak lagi mampu limbah dari masyarakat. Sehingga dirinya pun meminta, penguraian sampah pun harus dilakukan masyarakat Tangsel.

"Hampir overload karena sudah sangat sedikit sekali daya tampung TPA ini. Kami harap warga memahami ini. Jangan ditambah lagi, karena akan menimbulkan masalah," tuturnya. (cok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sampah-di-tangsel #wismansyah #pemkot-tangsel #upt-tpa-cipeucang #tain-setiawan 

Berita Terkait

Minta Pemkot Tangsel Segel RS IMC Bintaro

Banten Raya

Ratusan Pejabat Belum Lapor Kekayaan

Banten Raya

Pemkot Tangsel Keluarkan Aplikasi Baru Buat PNS

Banten Raya

Airin Pasrah Hanya Dapat 115 CPNS

Banten Raya

Pemkot Tangsel Diminta Jangan Puas Gelar Job Fair

Banten Raya

IKLAN