Rabu, 26 September 2018 10:11 WIB
pmk

Ekonomi

Rights Issue Dongkrak Kinerja

Redaktur: Jakfar Shodik

OPTIMISTIS – Dirut Buana Lintas Kevin Wong (Tengah) saat pemaparan rencana aksi korporasi perusahaan di Jakarta, Kamis (21/6). Foto: IST

INDOPOS.CO.ID - Manajemen PT Buana Lintas Lautan (BULL) optimistis kinerja perusahaan bakal membaik. Itu terutama setelah perusahaan sukses menggeber aksi korporasi rights issue 2,51 miliar saham baru. Melalui rencana itu, emiten perkapalan tersebut berpotensi meraup dana segar Rp 351,86 miliar.

Direktur Utama Buana Lintas Kevin Wong menyebut dana hasil rights issue akan mempercepat pertumbuhan nilai perusahaan secara berkesinambungan. Secara historis, perseroan menggunakan dana dari pasar modal dengan produktif. Maklum, rights issue bukan barang baru bagi perusahaan.

Tahun lalu, dengan tambahan dana Rp 240 miliar, perusahaan mendongrka kapasitas armada dari level 600 ribu DWT menjadi 850 ribu DWT atau lebih dari 40 persen. Nah, gelaran rights issue saat ini, laba bersih perseroan berpotensi meningkat secara signifikan. ”Didukung prospek dan komitmen maritim pemerintah, kami optimistis mencapai nilai pasar jauh lebih baik,” tukas Kevin, di Jakarta, Kamis (21/6).

Sepanjang tahun lalu, perseroan meraup pendapatan USD 65,09 juta atau meningkat 27 persen dari periode sama 2016 USD 51,25 juta. Menyusul pendapatan itu, Buana Lintas mencatat laba bersih USD 11,2 juta, melonjak 2.208 persen dari edisi sama 2016 di kisaran USD 485.433.

Sementara itu, per Maret 2018 perseroan telah menghasilkan pendapatan USD 21,1 juta atau naik 31,38 persen dari periode sama 2017 di level USD 16,06 juta. Laba bersih mencapai USD 3,02 juta atau naik 109,72 persen dari edisi sama 2017 di posisi USD 1,44 juta. ”Permintaan ruang kapal tanker minyak diprediksi akan naik 4 persen tahun ini, sedang perkembangan armada hanya 1 persen. Berarti permintaan akan tumbuh 4 kali lipat akan mendorong penyewa berebut mendapat kapal,” imbuh Kevin.

Dampak peningkatan tarif sewa kapal sangat besar terhadap laba bersih perusahaan. Karena setiap peningkatan tarif charter USD 1.000 per hari setiap kapal akan mendongkrak laba bersih per tahun per kapal sebanyak USD 365 ribu. Armada perseroan saat ini 17 kapal dan akan terus berkembang. ”Dengan dukungan keuangan dan pendanaan andal, perseroan akan mencapai kinerja lebih baik,” tukas Kevin. (mys/raf/JPC)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ekonomi #kevin-wong #buana-lintas-lautan #rights-issue #kinerja-positif #emiten-kapal 

Berita Terkait

Arcandra: Naik karena Laju Ekonomi Kencang

Headline

Neraca Perdagangan Defisit

Headline

IKLAN