Total Sport

Jelang Asian Games, Menpora Berharap Prestasi Cabor Kejutan

Redaktur:
Jelang Asian Games, Menpora Berharap Prestasi Cabor Kejutan - Total Sport

INDOPOS.CO.ID - Kemenpora menjadi pemangku kebijakan olahraga punya tanggung jawab besar untuk kesuksesan kontingan Indonesia di Asian Games 2018. Walaupun semua proses persiapan berlangsung di bawah naungan Pengurus Besar cabor masing-masing, Kemenpora bertugas melakukan supervisi bersama KONI Pusat.

Menpora, Imam Nahrawi kepada awak media sampai saat ini, timnya sudah mempunyai gambaran besar terkait target realistis kontingen Indonesia. “Tetapi kami masih menunggu entry by name selesai (akhir Juni, Red),” terangnya di Jakarta, Jumat (22/6).

Wajar saja, sebab, dengan masuknya daftar nama atlet ke Inasgoc (panitia Asian Games 2018), Kemenpora bisa memetakan kekuatan kontingen Indonesia saat ini. Target finis di 10 besar Asian Games merupakan tantangan superberat yang diemban kontingen Indonesia.

Sebab, mengacu edisi sebelumnya di Incheon, Korea Selatan 2014 lalu, Indonesia hanya mampu mengemas 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu. Tentu, dengan melihat persiapan cabor andalan Indonesia, target 10 besar AG 2018 menjadi misi besar bagi semua pihak.

Menurut Imam, ada beberapa cabor yang diharapkan bisa memberikan kejutan. Misalnya, bisbol ataupun tenis meja. Meskipun secara realitis masih sulit, bermain di rumah sendiri rupanya bakal menjadi senjata ampuh bagi para atlet tanah air.

Khusus sofbol dan bisbol, Indonesia masih di bawah bayang-bayang big four Asia. Yakni, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Tiongkok. Besok, tim bisbol Indonesia akan tampil di turnamen Asia Timur yang berlangsung di Hongkong. Andika Manoarfa, ketua umum PB Perbasasi menargetkan juara pada ajang tersebut. “Kalau bisa menang di situ, kami bisa muncul di peringkat lima Asia,” terangnya. Tak cukup sampai di situ, perjuangan di Asian Games jelas lebih berat bagi tim sofbol Indonesia.

Sementara itu, Erick Thohir, Ketua Inasgoc menyampaikan timnya saat ini terus melakukan konsolidasi untuk mengejar target menyelesaikan venue. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Palembang dan kota pendukung lainnya. “Rencana awal masih di awal Juli, semua tinggal finishing, untuk peralatan, juga akan kami selesaikan secepatnya,” beber Erick. (bam/jpg)

Berita Terkait

Nasional / Waktu Penahanan Tersangka Ditambah

Nasional / Ada Upaya Menutupi Jejak

All Sport / E-Sport Siapkan Gamers ke Manila

All Sport / SEA Games Hanya Sasaran Antara


Baca Juga !.