Senin, 24 September 2018 10:56 WIB
pmk

Banten Raya

Puluhan ASN Dipotong Gaji 30 Persen

Redaktur:

Ilustrasi. Foto: DOK. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tak masuk hari pertama kerja usai cuti Lebaran, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjatuhkan sanksi terhadap puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah tersebut. Adapun sanksi yang dijatuhkan berupa pemotongan itu gaji sebesar 30 persen.

Kepala BKPP Tangsel Apendi mengatakan, pemberian hukuman itu dikarenakan aparatur sipil negara (ASN) itu melanggar aturan. Dimana keputusan pemerintah pusat untuk masuk pada Kamis (21/6), tidak diindahkan para abdi negara tersebut. Padahal, kesempatan cuti bersama merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H sudah sangat panjang.

”Ini sudah keputusan dari wali kota, jadi kami menjatuhkan sanksi ini. Terhitung bulan ini, pemotongan gaji 30 persen kami lakukan kepada 39 ASN yang tidak masuk kerja usai cuti Lebaran," katanya kepada INDOPOS saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Jumat (22/6).

Untuk diketahui, ASN Pemkot Tangsel berjumlah 2.144 orang, dari jumlah itu ada 88 pegawai yang tak ngantor di hari pertama kerja. Dengan rincian 15 ASN tugas dinas, 13 ASN dinas keluar, 21 ASN sakit, 12 ASN izin, 16 ASN cuti, dan 11 ASN mangkir tanpa keterangan sama sekali.

Ditegaskan Apendi, adapun pegawai yang terkena sanksi pemotongan gaji sebesar 30 persen itu diberikan kepada 39 orang yang tidak masuk tanpa keterangan, izin dan cuti. Sedangkan untuk ASN yang izin sakit pihaknya langsung melakukan pengecekan ke rumah sakit tempat para ASN itu mendapatkan izin sakit.

”Semua kami cek kebenaran pengajuan izin itu. Kami juga sudah laporkan nama ASN yang tidak masuk kerja hari pertama ke wali kota. Untuk presentasenya kurang lebih 96 persen yang hadir,” paparnya. Tak sampai di sana, Apendi mengaku pemantauan absensi ASN di hari pertama masuk kerja juga dilakukan.

Pemeriksaan mesin absensi itu untuk membuat bahan laporan kehadiran para PNS tersebut. Selain itu juga dilakukan pemantauan kehadiran Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di tiap-tiap dinas pun ikut dilaksanakan.

”TKS yang bertanggung jawab masing-masing dinas. Dari pemantauan kami hanya dua TKS yang tidak masuk kerja para hari pertama kemarin. Jumlah PNS yang tidak masuk kerja jumlahnya lebih banyak. Tindakan para PNS itu melanggar aturan yang telah ditetapkan Kemenpan RB," cetusnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menuturkan pemberian sanksi itu akan dilakukan pekan depan. Kata dia, pemberian hukuman itu akan dilakukan pihaknya langsung kepada para ASN yang mangkir masuk dihari pertama masuk kerja pasca cuti Lebaran.

Pemberian sanksi itu juga untuk mengetahui pasti alasan para pegawai negeri itu tak hadir kerja hari pertama. ”Untuk menghindari kesalahan dalam pemberian sanksi. Tidak akan tebang pilih kami dalam memberikan sanksi kepada para ASN yang melakukan pelanggaran," tuturnya.

Ditambahkan Benyamin juga, keputusan melakukan pemotongan gaji atau pun tunjangan kerja daerah kepada para PNS yang tak masuk kerja itu merupakan keputusan pemerintah pusat. Sehingga wajib, kata dia juga, pemerintah daerah akan menerapkan aturan tersebut.

Dirinya berharap dengan adanya sanksi itu kedisiplinan ASN Kota Tangsel dalam melaksanakan tugas pelayanan dapat bertambah baik lagi. ”Agar para ASN menyadari kesalahan itu dan tidak mengulanginya lagi. Mereka harus tahu jika yang menggaji mereka negara, jadi harus ikut aturan main yang ditetapkan. Kalau mereka disiplin maka masyarakat pun akan puas terhadap pelayanan yang diberikan," pungkasnya.(cok)

Sanksi ASN Nakal Kota Tangsel

 

1.    Jumlah ASN              : 2.144 orang

2.    Kehadiran           : 96 %

3.    Mangkir kerja     : 88 orang

Rincian        : -Tugas dinas            15 orang

   -Dinas luar kota             13 orang

   -Alasan sakit          21 orang

   -Izin                        12 orang

   -Cuti                       16 orang

  - Tanpa keterangan 11 orang

4. ASN disanksi : 39 orang

    Rincian           : -Izin                         12 orang

                             -Cuti                        16 orang

                             -Tanpa keterangan   11 orang


TOPIK BERITA TERKAIT: #bkpp-tangsel #asn #pns #libur-lebaran 

Berita Terkait

Honorer Bekasi Tolak Formasi PNS

Nasional

Airin Pasrah Hanya Dapat 115 CPNS

Banten Raya

PNS Bisa Dicover Kecelakaan Kerja Tanpa Batas

Nasional

Pengangkatan PTT Jadi PNS Berlebihan

Jakarta Raya

Snowbay Masih Penuh Pengunjung

Jakarta Raya

IKLAN