Selasa, 20 November 2018 07:27 WIB
pmk

Nasional

SBY Sebut Rumah Dinas Wagub Jabar Digeledah, Kemendagri: Berlebihan

Redaktur: Redjo Prahananda

Sesditjen Otda Kemendagri, Drs. Akmal Malik, M.Si

INDOPOS.CO.ID – Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) digeledah menuai respons dari sejumlah pihak

Sesditjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Drs. Akmal Malik, M.Si mengatakan, Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Komjen Pol M Iriawan itu hanya melakukan pemeriksaan administrasi biasa terhadap rumah dinas Deddy Mizawar.

“Kalau memakai  bahasa bombastis (pengeledahan) seperti itu, saya rasa terlalu berlebihan. Hanya proses administrasi bagian dari pemeriksaan Pj terhadap aset,” ujar Akmal kepada INDOPOS, Minggu (24/6).

Akmal meminta semua pihak memperhatikan penggunaan Bahasa Indonesia sesuai Kamus Besar Bahasi Indonesia (KBBI). Perlu diperhatikan lagi, dalam kamus Bahasa Indonesia pengeledahan instrumen bagi aparat penegak hukum untuk memeriksa kecurigaan berkaitan dengan persoalan hukum

Menurut Akmal pemeriksaan ini rumah tersebht sudah sesuai ketentuan. Sewaktu terjadi peralihan karena masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar sudah berakhir 13 Juni 2018z

Maka orang dengan kuasa untuk melanjutkan kepemimpinan itu harus memastikan pengelolaan aset-aset itu harus benar-benar dengan kondisi riil. “Proses administrasi aset biasa  dilakukan Kepala Daerah sebagai pemegang kuasa atas aset bila  terjadi peralihan dari kepala daerah lama ke  baru.” (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sby #partai-demokrat #kemendagri 

Berita Terkait

IKLAN