Selasa, 20 November 2018 03:43 WIB
pmk

Hukum

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Tersangka Kasus Lahan Fiktif

Redaktur: Redjo Prahananda

Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat melakukan konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Senin (25/6). Foto: Emanuel Liu/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengungkapakan, pihaknya akan mengagendakan pemeriksaan ulang kepada Ahmad Hidayat Mus (AHM) sebagai tersangka dalam kasus pembebasan lahan fiktif Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara  pada periode 2005-2010.

Hal itu dikarenakan AHM tak memenuhi panggilan Lembaga Antirasuah di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (25/6).

"Tadi saya dapat informasi, mereka mengirimkan surat dan tidak bisa hadir serta meminta penjadwalan ulang. Tentu saja surat tersebut akan kami pelajari lebih lanjut dan sesuai dengan kebutuhan penyidikan, pemanggilan tersangka akan dilakukan kembali. Kapan waktunya tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan, "kata Febri kepada media.

Seperti diketahui sebelumnya, saat ini Ahmad berstatus sebagai calon Gubernur Maluku Utara. Ini merupakan pemanggilan perdana Ahmad sebagai tersangka.

Ahmad diumumkan sebagai tersangka pada Jumat (16/3) bersama adiknya, Zainal Mus. Keduanya diduga melakukan korupsi dengan modus pengadaan proyek fiktif, yaitu pembebasan lahan Bandara Bobong pada APBD Kabupaten Kepulauan Sula 2009. 


Saat itu, Ahmad berstatus sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Sula 2005-2010, sedangkan Zainal selaku Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula 2009-2014. (nue) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #kasus-lahan-fiktif 

Berita Terkait

IKLAN