Minggu, 18 November 2018 02:48 WIB
pmk

Banten Raya

Satu Pasangan Calon Tunggal Buat Pilkada di Kota Tangerang Sepi Peminat

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Pakar Komunikasi Politik Indonesia, Emrus Sihombing menyatakan penyelenggaraan Pilkada 2018 oleh KPU Kota Tangerang kurang menarik, lantaran calon tunggal dari Walikota/Wakil Walikota petahana, Arief Wismansyah dan Sachrudin.

Emrus mengakui kalau antusiasme warga berkurang kalau cuma satu pasangan calon.

"Pasti antusias warga berkurang karena yang maju orangnya itu-itu lagi. ‘Lawan Kota” karena semua sudah diatur," jelas t dia kepada  wartawan di Kota Tangerang, Selasa (26/6)

Dalam penilaian Emrus, keberadaan calon tunggal dalam Pilkada Kota Tangerang ini menimbulkan persoalan baru, antar lOn partisipasi masyarakat dalam daftar pemilih tetap (DPT) menjadi turun drastis.

"Efek psikologi politik bagi pemilih bermunculan. Mulai dari tidak suka, tidak minat, tidak tertarik sama paslon ymaju. Tingkat partisipasi pemilih  rendah, membuat legitimasi masyarakat kecil terhadap pemimpin daerah terpilih. Namun, bagi politikus terpenting menang," papar dia.

Dengan penyelenggaran pilkada calon tunggal, Emrus mengaku, pesimistis angka partisipasi masyarakat dalam memberikan suara sah pada Rabu (27/6) tidak mencapai 50 persen.

Mengingat, calon kepala daerah yang maju itu hanya satu saja. Sedangkat, masyarakat dikota ini memiliki pandangan politik berbeda dalam mendapatkan pemimpin barunyang diidam-idamkan.

"Diprediksi tingkat partisipasi warga hanya sekitar 40 persen. Pastinya mereka akan memilih liburan dari pada nyoblos. Karena mereka sudah tau bagaimana pola kepemimpinan calon yang maju," imbuh dia. (cok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilkada-serentak-2018 #kpu 

Berita Terkait

DPT Luar Negeri Berpotensi Ganda

Nasional

Pemilih Tak Beridentitas Capai 476.928 orang

Headline

DPT Sementara Capai 141,4 juta

Headline

Malam Ini, KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan

Headline

Soal OSO, KPU Tunggu Salinan Putusan PTUN

Nasional

IKLAN