Jumat, 21 September 2018 11:00 WIB
pmk

Indobisnis

Lippo Investasi Rp 628 Miliar di Raksasa Internet Terbesar Kedelapan Dunia

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Lippo Group terus melakukan berbagai hal untuk mengembangkan sayapnya. Kali ini, dengan cara berinvestasi senilai Rp 628 miliar (HK$ 350 juta) di Tencent, perusahaan raksasa internet dari Tiongkok yang merupakan perusahaan terbuka terbesar kedelapan di dunia.

Direktur Lippo Group, Rudy Ramawy mengatakan, Tencent, pemilik WeChat, yang juga juga memiliki saham di beberapa perusahaan berbasis internet ternama, seperti Snapchat, Spotify, dan perusahaan teknologi Tesla. Investasi ini menegaskan komitmen Lippo dalam transformasi digital dan investasi di revolusi industri keempat.

"Sebagai perusahaan induk lintas Asia, Lippo melakukan investasi strategis dengan area operasi di delapan negara global. Ini merupakan kelompok usaha jasa terintegrasi terbesar di Indonesia," ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Selasa (26/7).

Perusahaan ini sudah melayani lebih dari 60 juta pelanggan melalui usaha real estate, mal, department store, rumah sakit, telekomunikasi, media, dan jasa keuangan. Investasi Lippo di Tencent itu terdiri dari saham Tencent dan equity-linked notes (ELNs). Ini dilakukan anak perusahaan investasi Lippo di Hong Kong.

"Akhir tahun lalu, Tencent menjadi perusahaan Tiongkok pertama yang melewati kapitalisasi pasar USD 500 miliar, sempat melewati Facebook sebagai perusahaan terbesar kelima di dunia," ungkapnya.

Dalam hal ini, Co-founder Tencent Ma Huateng, yang dijuluki Pony Ma, merupakan orang terkaya ke-17 di dunia dengan aset mendekati US$ 50 miliar, empat peringkat di bawah Co-founder Google Sergey Brin. Pony Ma juga wakil ketua di lembaga legislatif Kongres Rakyat Nasional Tiongkok.

Dijelaskannya, ada tiga pilar dalam bisnis Tencent -aplikasi pesan WeChat, waralaba mobile gaming terbesar di dunia dan ekosistem yang dibangun di atas 1 miliar penggunanya, di mana Tencent mampu menawarkan layanan yang biasanya diberikan perusahaan-perusahaan Silicon Valley yang tidak beroperasi di Tiongkok.

Tak hanya itu, Tencent juga memiliki layanan seperti Netflix bernama Tencent Video yang merupakan layanan streaming terbesar di Tiongkok dengan konten ekslusif seperti perandingan NFL dan seri HBO Game of Thrones. Tencent Video menggandakan basis pelanggannya tahun lalu ke lebih dari 40 juta pelanggan.

Untuk di Indonesia, sembilan sektor unik Lippo tengah mendorong transformasi digital. Lippo juga telah membentuk kelompok investasi digital untuk meletakkan fondasi yang kuat untuk revolusi industri keempat.

"Ini termasuk Venturra Capital yang telah berinvestasi dalam 24 perusahaan start-up dalam dua tahun terakhir, mataharimall.com, dan OVO, platform pembayaran dan pemasaran terkemuka di Indonesia," jelasnya. (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #lippo-group #rudy-ramawy #tencent #wechat 

Berita Terkait

IKLAN