Sabtu, 22 September 2018 04:38 WIB
pmk

Tekno

Deep Brain Chain, Pionir Platform Komputerisasi AI Berbasis Blockchain

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Teknologi solusi industri masa depan ‘Blockchain’ kembali menghadirkan inovasi melalui ‘Deep Brain Chain’ (DBC).

Hal itu dilakukan guna mengoptimalisasi kekuatan aritmatika AI (kecerdasan buatan) yang tidak merata, serta perlindungan privasi data.

DeepBrain Chain hadir guna menjawab sejumlah kendala industri saat ini, antara lain masalah kekuatan artimatika AI yang tidak merata, optimalisasi kekuatan artimatika AI, dan perlindungan privasi data.

Ketua penasehat AI DeepBrain Chain, Dr. Jiang HongQuan yang juga sebagai Direktur Bosch Mitra Ventura Grup Jerman mengatakan,  melihat dari segi keunggulan kompetitif, cloud computering terpusat tradisional untuk multi-penyewa, tidak memiliki visibilitas, dan tidak cocok untuk jaringan dan penyedia layanan.

“Ketergantungan akan membawa banyak masalah dalam hal privasi dan keamanan, DeepBrain Chain dalam memecahkan permasalahan ini dapat memberikan perusahaan AI dukungan maksimal dengan harga terendah,” kata Dr. Jiang HongQuan yang resmi menjabat sebagai ketua penasihat AI DeepBrain Chain pada 23 Juni 2018 lalu.

Sebelum bergabung dengan Bosch Grup, Bapak Dr. Jiang HongQuan adalah seorang ilmuwan peneliti di Institut Fraunhofer fakultas Reliability and Micro-Integration di Berlin, Jerman.

"Suatu kehormatan mendapatkan kesempatan untuk melihat dan berpartisipasi dalam kesuksesan model bisnis yang belum pernah ada sebelumnya,” ungkap Dr. Jiang HongQuan.

Pada 12 Juli 2018 di Bosch Innovation Center di Stuttgart, Jerman. DeepBrain Chain bersama Bosch Grop akan menjadi tuan rumah pertemuan teknologi. Pada saat itu, akan hadir perusahaan mobil yang terkenal dari Eropa, perusahaan tanpa sopir AI, dan universitas terkenal yang melakukan penelitian tentang AI. Menyaksikan proyek pelatihan AI secara nyata dari jaringan uji-coba DeepBrain Chain. (mar)


TOPIK BERITA TERKAIT: #deep-brain-chain 

Berita Terkait

IKLAN