Internasional

Trump Digugat 17 Negara Bagian

Redaktur:
Trump Digugat 17 Negara Bagian - Internasional

Presiden AS Donald Trump. AFP PHOTO

INDOPOS.CO.ID – Kebijakan tanpa toleransi Presiden AS Donald Trump memicu perlawanan. Selasa (26/6) 17 negara bagian plus Distrik Kolombia menggugat ke pengadilan distrik di Seattle. Mereka beralasan bahwa kebijakan itu tidak sesuai undang-undang karena didasari rasa benci dan keinginan untuk melukai imigran dari Amerika Latin.

Gara-gara kebijakan kontroversial tersebut, lebih dari 2 ribu anak terpisah dari orang tuanya. Mereka dibawa ke berbagai penjuru negeri dan tinggal di tempat-tempat penampungan serta berbagai institusi lainnya.

Para imigran tanpa dokumen yang diadili tidak tahu-menahu di mana anak-anak mereka. Beberapa laporan menunjukkan anak-anak yang berusia 1–18 tahun itu tidur beralas tikar di lantai dan dipagari layaknya penjara.

Jaksa Agung Illinois Lisa Madigan menegaskan bahwa perintah eksekutif yang baru ditandatangani Trump juga tidak membuat keluarga yang tercerai berai itu bersatu. Mereka masih terpisah. ’’Itu juga tidak mencegah keluarga diceraiberaikan di masa depan,’’ tegas politikus Demokrat tersebut.

Sementara itu, Hakim Pengadilan Distrik California Dana Sabraw memutuskan bahwa otoritas di perbatasan harus mempertemukan anak-anak yang dipisahkan dengan orang tuanya. Batas waktunya 30 hari. Jika usia si anak di bawah 5 tahun, maksimal 14 hari. (sha/c15/dos/jpg)

Berita Terkait

Internasional / Produksi Bahan Bakar Nuklir Korea Utara Masih Terus Berlanjut

Headline / USD Menguat Setelah Pidato Kenegaraan Trump

Headline / Kurs USD Menguat, Investor Tunggu Pidato Trump

Internasional / Trump Skeptis Kesepakatan Perbatasan akan Terjadi

Internasional / Kim Jong Un Apresiasi Kesabaran Trump

Internasional / Akhir Februari Trump-Kim Gelar Puncak Pertemuan Kedua


Baca Juga !.