Senin, 19 November 2018 01:59 WIB
pmk

Megapolitan

Waspada, Narkoba Jenis Baru Beredar

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Peredaran narkoba kini makin beragam bentuknya. Terbaru, barang haram tersebut beredar dalam bentuk salep di Kota Bogor. Tiga hari lalu lalu, Satnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap narkotika jenis ganja dengan bentuk salep itu. Ganja tersebut disimpan dalam 179 toples.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sonjaya membenarkan, kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu jenis ganja itu tergolong baru, karena jenisnya berupa salep yang dikemas dalam toples kecil.

Pelakunya adalah Ari Asangga Saputra, 20, seorang pemuda pengangguran, warga Jalan Apel II Taman Pagelaran, Blok A.16/1, RT 004/014, Desa Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Ia ditangkap pada 17 Juni lalu setelah polisi melakukan pengembangan dari tersangka lain, yang sudah lebih dulu ditangkap.

Agah menuturkan, saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan barang bukti berupa 179 buah toples kecil bertuliskan SKABS. Dalam ratusan toples ini masing-masing positif mengandung golongan Cannabinoid berupa salep warna krem.

Dia juga menegaskan, tersangka ditangkap sekitar pukul 02.00 WIB. ”Kami tangkap tersangka di Jalan Apel 2, Taman Pagelaran, Blok A.16/1, RT 004/014, Desa Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor,” kata Kompol Agah.

Dia juga menegaskan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya. Dari 179 buah toples kecil ini lalu diuji secara laboratories di Puslabfor Mabes Polri.

”Hasilnya masing-masing toples positif mengandung zat yang termasuk golongan Cannabinoid,” paparnya.

Dari keterangan sementara, tersangka mengakui, jika narkoba jenis baru ini adalah miliknya. ”Narkoba akan dijualbelikan kepada orang lain. Penangkapan tersangka, atas pengembangan dari tersangka Rizky Ahadi yang sudah lebih dulu ditangkap,” tandasnya juga.

Saat ditanya bagaimana cara mengkonsumsinya? Perwira menengah Polri ini mengatakan kalau ganja ekstrak itu digunakan dengan cara mengoleskan ke rokok yang hendak diisap. ”Jadi pake narkobanya menggunakan rokok. Salep berisi ekstrak ganja itu dioleskan ke rokok. Jadi memang harus ada media,” paparnya juga.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112 (2) UU RI No. 35 thn 3009 tentang Narkotika Jo.Permenkes RI No.7/2018 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. (ysp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #narkoba 

Berita Terkait

IKLAN