Politik

MK Tolak Jabatan Capres/Cawapres Tiga Kali

Redaktur: Ali Rahman
MK Tolak Jabatan Capres/Cawapres Tiga Kali - Politik

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi UU 7/2017 tentang pemilu terkait masa jabatan presiden dan wakil presiden.

Menurut Ketua MK Anwar Usman, uji materi yang diajukan perseorangan oleh Muhammad Hafidz dan Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa dan Perkumpulan Rakyat Proletar tidak memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan. 

"Menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima," ucap Anwar di ruang sidang MK, Jakarta, Kamis (28/6).

Hakim MK lainnya, I Dewa Gede Palguna menegaskan, gugatan itu tak berdampak langsung kepada pemohon.

"Pihak yang mungkin menerima kerugian konstitusional adalah partai politik yang memenuhi persyaratan," kata I Dewa Gede Palguna.

Sebagaimana diketahui, pemohon mengajukan uji materi ini karena ingin Jusuf Kalla kembali maju mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilu 2019. ketentuan tersebut dianggap menghambat pecalonan JK.

JK diketahui pernah menjadi wapres untuk presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004-2009 sebelum mendampingi Jokowi. (dil)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / MK Dengar Jawaban KPU untuk 44 Perkara

Headline / Polisi Tak Bawa Peluru Tajam Selama Pengamanan di MK

Daerah / Polda Kalsel Cegah Massa ke Jakarta

Hukum / MK Hanya Fasilitasi 15 Kursi untuk Tim Hukum Capres

Politik / TKN Apresiasi Prabowo Cegah Massa Pendukung ke MK

Headline / Sengketa Pilpres, Masyarakat Betawi Tolak Kerusuhan


Baca Juga !.