Minggu, 23 September 2018 03:47 WIB
pmk

Hukum

Kejati DKI Akui Belum Menahan Lima Tersangka Korupsi KUR Bank Jatim

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI sampai kini belum menahan tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang atas dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Jatim Cabang Wolter Mongonsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Diketahui, kasus ini melibatkan lima tersangka yakni, AY (Kepala Cabang Bank Jatim), RP (Analis Kredit Cabang Bank Jatim) NG (Koordinator Debitur) HN (Koordinator Debitur), HS (Koordinator Debitur). 

Dikonfirmasi hal ini, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI, Rudi Margono mengakui kelima tersangka korupsi dan pencucian uang itu memang belum ditahan oleh penyidik. "Belum," singkatnya kepada INDOPOS, Kamis (28/6). 

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI, M Nirwan Nawawi yang belum dapat mengungkapkan alasan penyidik yang sampai sekarang belum menahan tersangka. "Belum dapat informasi, nanti saya cek dulu," terangnya kepada INDOPOS, Kamis (28/6). 

Meski demikian, kelima tersangka itu masih menjalani masa pencegahan ke luar negeri selama enam bulan, terhitung sejak Maret 2018. 

Selama ini, Kejati DKI juga telah memeriksa lebih dari 20 saksi, termasuk Kepala Cabang dan mantan Kepala Cabang Bank Jatim Cabang, debitur dan ahli dari kalangan akademisi dan Ditjen Keuangan. 

Kasus ini sendiri terbongkar setelah BPD Jatim diduga telah mencairkan  kredit (pinjaman) terhadap empat orang  yang mengatasnamakan 172 orang debitur. Setelah diselidiki, ternyata kredit yang dicairkan tidak dipergunakan semestinya alias fiktif. 

Padahal pinjaman kredit yang dicairkan adalah sebesar Rp 500 juta dengan perhitungan debitur sebanyak 172 orang. Agar meyakinkan bahwa permohonan itu benar, maka koordinator mengasuransikan kepada PT Jamkrindo. Namun alibi mereka terbongkar, setelah asuransi bulan kedua dan seterusnya tidak dibayarkan. Akibatnya bank ini dirugikan hingga Rp 72,832 miliar. (ydh)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kejaksaan-tinggi-kejati-dki #rudi-margono #korupsi-kur-bank-jatim 

Berita Terkait

IKLAN