Hukum

Divonis Rendah, Fredrich Tetap Ajukan Banding

Redaktur: Ali Rahman
Divonis Rendah, Fredrich Tetap Ajukan Banding - Hukum

Fredrich Yunadi

INDOPOS.CO.ID – Fredrich Yunadi, terdakwa perintangan proses penyidikan kasus e-KTP tak berpikir lama. Setelah divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, dengan subsider lima bulan kurungan, ia langsung mengajukan banding.

Fredrich mengatakan, pihaknya segera membuat materi banding setelah persidangan itu selesai. “Kami mengajukan banding. Yang Mulia, kami akan buat langsung setelah ini,” ujar Fredrich di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta, Kamis (28/6).

Ternyata Fredrich belum puas dengan putusan majelis hakim. Meskipun mantan pengacara Setya Novanto itu dinilai hakim sudah terbukti secara sah telah melakukan tindak pidana merintangi proses penyidikan kasus korupsi yang dilakukan KPK.

Fredrich tetap mengajukan banding meski vonis yang dijatuhkan lebih rendah dari tuntutan Jaksa KPK sebelumnya yang menuntut Fredrich dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta, dengan subsider enam bulan kurungan. (iwk/jpg)

Berita Terkait

Nasional / KPK Jangan Tebang Pilih Menguak Kasus e-KTP

Nasional / Dua Politisi Golkar Disebut MA Terima Uang Korupsi E-KTP

Nasional / Istri Setnov Sambangi KPK, Koordinasi Uang Pengganti

Nasional / Pertanyakan Kasus e-KTP, Jari 98 Sambangi Kejagung RI


Baca Juga !.