Selasa, 25 September 2018 02:34 WIB
pmk

Nusantara

KM Sinar Bangun Tenggelam, Polda Sumut Tetapkan Kadis Samosir jadi Tersangka

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Polda Sumut resmi menetapkan Kadis Perhubungan Samosir Nurdin Siahaan sebagai tersangka baru, tenggelamnya KM Sinar Bangun. Namun, Polda belum melakukan penahanan dengan berbagai pertimbangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Andi Rian mengaku penahanan tersebut tergantung penyidikan yang dilakukan. “Masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan penyidik sebelum mempertimbangkan perlu tidaknya seseorang ditahan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (28/6).

Namun tidak menutup kemungkinan, bertambahnya tersangka lainnya mengingat kasus ini masih berjalan.

Senada dengannya, Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan juga mengatakan hal sama. Kata dia, penahanan seorang tersangka itu mutlak menjadi kewenangan penyidik. "Bisa ditahan, bisa juga tidak. Semua tergantung kewenangan penyidik. Kalau tidak ditahan pasti ada pertimbangannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, bahwa ditemukannya kelalaian dalam melakukan pengawasan. "Memang arahan pasti ada kesana (tersangka). Karena berkaitan dengan kewenangan dan tanggungjawab termasuk kelemahan dalam pengawasan,” ungkapnya, Selasa (26/6) lalu.

Polda Sumut telah menetapkan nakhoda sekaligus pemilik kapal Poltak Soritua Sagala, Pegawai Honor Dishub Samosir anggota Kapos Pelabuhan Simanindo Karnilan Sitanggang, PNS Dinas Perhubungan Samosir Kapos Pelabuhan Simanindo Golpa F Putra, serta Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Penyebrangan (ASDP) Samosir Dishub Provsu Rihad Sitanggang, sebagai tersangka. (mar/jpg)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #insiden-kapal-tenggelam-di-danau-toba #polda-sumut #nurdin-siahaan #kombes-pol-andi-rian 

Berita Terkait

IKLAN