Selasa, 25 September 2018 04:26 WIB
pmk

Megapolitan

Beda Pilihan, Guru Dipecat

Redaktur: Jakfar Shodik

Foto : Deny /INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dipecat lantaran berbeda pilihan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kemarin. Menyusul perbedaan pilihan itu, Robiatul Adawiyah, 28, diminta berhenti mengajar. ”Awalnya, saya memposting hasil quick qount pada hari pencoblosan Rabu kemarin,” tutur Robiatul, di Bekasi, Jumat (29/6).

Dalam postingan di group whatsapp milik sekolah itu, Robiatul mendapat tanggapan dari rekannya. ”Selamat ya Bu Robiah, jagoannya menang’ dijawab oleh Robiah "Iya Mi. Namun, seseorang yang kemudian disapa ustad menanyakan soal pilihan itu. Kok bisa ya pilihannya lain, padahal yayasan jelas arahan dan pilihannya,".

Robiatul menambahkan, dalam percakapan itu tiba-tiba ustad itu menambah kalimatnya dengan mengutarakan. ”Kalau begitu kami juga hanya mau kerja sama dengan staf yang satu visi misi dan gerak. Silakan kalau ibu tidak nyaman dengan kebijaksanaan kami, masih banyak lembaga lain yang mungkin lebih satu visi misi dengan ibu. Semoga ini dipahami dan kami sekolah bisa cari staf juga yang sesuai dengan kebijan dan mau kerja sama,” tuliasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan sekolah, Tri mengaku, ini hanya kesalahpahaman. Menurutnya, masalah itu juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan. ”Sudah selesai kok masalahnya, setelah pihak sekolah mendatangi ke rumah Robiatul dan menjelaskan kesalahpahaman ini,” tandasnya. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #robiatul-adawiyah #sd-islam-terpadu #beda-pilihan #efek-pilkada #dipecat 

Berita Terkait

IKLAN