Jumat, 19 Oktober 2018 09:17 WIB
pmk

Jakarta Raya

Bandit Jalanan Tersungkur Ditembak Polisi

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Penjahat jalanan yang sudah puluhan kali melakukan aksi perampasan akhirnya tumbang ditembak polisi.

Mustofa, 36, ditembak kakinya lantaran berusaha kabur saat digiring polisi untuk menunjukkan lokasi persembunyian teman-temannya.

Kapolsek Tambora Kompol Ivertson Manosoh menjelaskan awalnya pelaku merampas ponsel penumpang bajaj bernama Herry, 30. 

Mustofa merupakan penjambret yang baru saja merampas ponsel Heri (30) ‎seorang penumpang bajaj di Jalan Jainur Arifin Tanah Sereal Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (28/) malam. 

Saat itu, Mustofa beraksi bersama temannya yang bernama Wandi dan mengendarai motor. Saat melihat korban sedang memainkan ponselnya di dalam bajaj. Pelaku langsung berusaha merampas ponsel korban. Akibatnya terjadi tarik-tarikan ponsel antara korban dengan pelaku.

Saat tarik-tarikan itu, Mustofa terjatuh dari motor dan langsung disergap korban dibantu pengemudi bajaj dibantu warga. Sementara Wandi yang mengendarai motor langsung tancap gas kabur meninggalkan temannya. 

Sedang Mustofa yang terjatuh langsung dihakimi massa. Beruntung tim patroli Polsek Tambora yang sedang melintas bisalangsung mengamankannya dan menggelandang ke kantor polisi. 

Jumat dini hari, Mustofa digelandang polisi untuk menunjukkan lokasi Wandi masih di kawasan Tambora. Namun ketika berjalan kaki menuju lokasi Wandi, mendadak Mustofa berontak dan berusaha kabur. Satu tembakan ke kaki kanan membuat Mustofa tersungkur.

"Pelaku WA (Wandi) masih kami buru. Untuk MUS (Mustofa) kami kenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," tandas Ivertson di Mapolsek Tambora, Jumat (29/6). (ind)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #polsek-tambora #kompol-ivertson-manosoh #bandit-jalanan-ditembak-polisi 

Berita Terkait

IKLAN