Bawaslu RI Dapat Laporan Politik Uang sampai ASN Memihak Calon Tertentu

INDOPOS.CO.ID – Bawaslu RI mendapatkan sejumlah laporan pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada serentak, Rabu,(27/6), antara lain laporan dugaan politik uang dan aparatur sipil negara (ASN) memihak calon tertentu.

Anggota Bawaslu RI, Frizt Edward Siregar, menjelaskan, sampai sekarang dia sudah mendapat 40 laporan mengenai politik uang. Dari laporan itu, 37 laporan itu segera ditindaklanjuti

Baca Juga :

Modus Politik Uang di Pilkada Berkembang

“Sulawesi Selatan paling banyak, terdapat 8 laporan, Sumatera Utara dan Lampung tujuh laporan, kemudian Jawa Tengah lima laporan, dan tersebar di Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur,” kata dia di Jakarta, Sabtu (30/6)

Selain laporan politik uang, Bawaslu juga mendapatkan laporan soal ketidaknetralan ASN. Hingga hari ini, ada sekitar 35 laporan yang masuk ke Bawaslu. Namun, ada kemungkinan laporan Ketidaknetralan ASN ini akan bertambah lagi.

Baca Juga :

Terlepas dari kesuksesan pelaksanaan Pilkada serentak kemarin, dia menegaskan segala laporan masuk ke Bawaslu sesegera mungkin untuk mendapat tindakan.

Laporan tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi Bawaslu untuk pelaksanaan Pilkada ke depan. “Kalau dibilang berjalan lancar,memang begitu. Tapi bukan berarti tabpa evaluasi, terutama dengan laporan masuk ke kami,” tegas dia. (sho)

Baca Juga :

loading...

Komentar telah ditutup.