Sabtu, 22 September 2018 09:03 WIB
pmk

Nasional

Mesin Partai Kurang Mendominasi di Pilkada

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Image

INDOPOS.CO.ID - Jumlah pemilih kepala daerah menjadi acuan bagi partai pengusung. Sebab, bila rakyat menyukai figur tertentu, partai pengusung bakal semakin kuat mendukung figur tersebut.

Sehingga, bisa tergambar jelas kekuatan tiap partai itu sendiri. Direktur Riset Populi Center, Usep S Ahyar menyebut, hasil Pilkada 2018 menjadi acuan bagi partai menghitung peluang di sejumlah daerah. Bahkan, faktor Geopolitik menentukan keberhasilan partai merebut suara mayoritas.

"Menurut saya,  kalau parpol membaca geopolitik tiap medan pertarungan pasti bisa jadi pemenang. Mulai pemilihan wakil, kemudian mendekati tokoh pendukung, termasuk membuat instrumen dan isu kampanye di daerah dan program kerja," ungkap Usep.

Dia mencontohkan, PDIP sebagai partai pengusung gagal memenangkan pertarungan di Pilkada Jawa Barat. Bahkan, basis pemilih mereka pindah ke pasangan lain.

"Kondisi ini semkain memperkuat bahwa mesin partai tidak bekerja penuh. Sudrajat dan Syaikhu, ini pintar melihat. Seperti di Tasikmalaya mereka melihat masyarakatnya, sehingga program-program lebih mengena.”(asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilkada-serentak 

Berita Terkait

IKLAN