Selasa, 20 November 2018 01:12 WIB
pmk

Hukum

PN Jaksel Gelar Sidang Pertama Gugatan Praperadilan Kasus Dapen Pertamina

Redaktur: Redjo Prahananda

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

INDOPOS.CO.ID - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bakal menggelar sidang pertama praperadilan yang diajukan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman. 

Gugatan itu diajukan karena penanganan perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan dana pensiun (Dapen) PT Pertamina sebesar Rp 1,4 triliun oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) berjalan lambat.

Boyamin siap menjalani sidang praperadilannya yang akan digelar di PN Jakarta Selatan, Senin (9/7) mendatang. Adapun semua keperluan sidang sudah dipersiapkan untuk dibawa ke persidangan. 

Dia menerangkan, sidang pertama kalinya ini beragendakan pembacaan permohonan. "Sidang pertama, pembacaan permohonan," kata Boyamin kepada INDOPOS, Minggu (1/7). 

Diketahui sebelumnya, gugatan praperadilan terhadap Jaksa Agung HM Prasetyo diajukan di PN, Selasa (5/6) lalu. "MAKI telah mengajukan gugatan praperadilan melawan Jaksa Agung atas berlarut-larutnya perkara korupsi Dapen Pertamina," kata Boyamin.

Dalam gugatan ini, MAKI meminta PN Jaksel untuk memerintahkan Jaksa Agung agar segera menuntaskan perkara tersebut, termasuk  menahan Bety Halim dan melimpahkan ke Pengadilan Tipikor. Sejak berstatus tersangka Maret lalu, Kejagung belum menahan pemilik PT Millenium Dana Sekuritas.

"Berbeda dengan dua tersangka lain yakni, Helmi Kamal Lubis (mantan Presdir Dana Pensiun Pertamina) dan Edward Soerjadjaya (Direktur PT Oltus Holding) yang sejak awal telah ditahan dan disidangkan di pengadilan Tipikor," ujar Boyamin.(ydh)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kasus-dapen-pertamina #maki #boyamin-saiman 

Berita Terkait

IKLAN