Senin, 24 September 2018 08:42 WIB
pmk

Internasional

Obesitas, Bocah 14 Tahun Tak Mampu Buka Mata dan Berjalan

Redaktur:

TERLALU GENDUT - Jain susah berjalan akibat obesitas. bunya mengatakan, Jain biasa duduk di tempat tidur sepanjang hari sambil makan. Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Mihir Jain, 14 tahun, warga India kecanduan gorengan. Ibunya mengatakan, Jain biasa duduk di tempat tidur sepanjang hari sambil makan. Seperti dilansir Mirror, Jain harus putus sekolah untuk sementara waktu.

Seorang dokter mengatakan, dia tidak bisa membuka matanya saat dia mencapai tahap ekstrim obesitas. Situasi Jain membuatnya merasa frustrasi dan marah, dan keluarganya memutuskan ada hal yang perlu diubah.

Jain sekarang mulai menurunkan berat badannya setelah menjalani bypass lambung di India. Ia dianggap sebagai salah satu orang termuda di dunia yang menjalani prosedur ini.

Jain telah turun beratnya menjadi 172 kg. Hanya dua bulan setelah operasi di Rumah Sakit Max di Delhi, India Utara.

Penggemar komik Marvel itu mengatakan, dia merasa luar biasa. "Saya dulu sangat marah, dan saya agresif sepanjang waktu. Saya punya banyak masalah,” ujar Jain.

Jain merasa tidak dapat melakukan hal normal setiap hari, tetapi dia bisa berkata kepada diri sendiri. "Jangan khawatir, kamu akan melakukannya suatu hari nanti."

Ibunya, Puja Jain, 35 tahun, mengatakan, mereka pertama kali menyadari dia memiliki masalah ketika dia berusia lima tahun dan dokter mengatakan dia mengalami obesitas dan perlu dioperasi. "Tapi Jain terlalu muda jadi dia memberinya obat, itu memiliki efek samping yang berarti dia kehilangan energi dan dia menjadi lemah di kakinya."

Ketika tahun demi tahun berlalu, dia hanya biasa duduk di tempat tidur sepanjang hari dan makan. Jadi Jain terus menambah berat badannya.

Meskipun Puja mengakui bahwa Jain selalu kecanduan gorengan, dia percaya bahwa obat yang diminumnya membuat dia lebih terikat tempat tidur daripada biasanya dan akibatnya dia bertambah berat badannya. Dia putus sekolah dan dibimbing di rumah, sementara adik perempuannya Nandani, 13 tahun, melanjutkan hidup normal seperti biasa.

Akhirnya Jain dipaksa menjalani diet tinggi karbohidrat khas seperti menghindari susu penuh lemak, kentang goreng, irisan sayur, nasi, kari sayur, es krim, kopi susu, dan minuman bersoda. "Setiap anak ingin pergi ke sana-sini dan menghabiskan waktu bersama teman-teman, dia duduk di satu tempat sepanjang waktu sehingga dia sangat frustrasi,” ujar Puja.

Pada 2013, Puja dan suaminya Rajesh, 37 tahun, pergi menemui Dokter Pradeep Chowbey di Max Hospital di Delhi, setelah saudara perempuannya menjalani operasi bariatric yang sukses. "Saya akhirnya pergi menemui dokter pada tahun 2013 tetapi Jain begitu besar sehingga dia tidak bisa berjalan dengan benar sehingga saya harus pergi tanpa dia."

Akhirnya, lima tahun kemudian, Jain berhasil menemui Dokter Chowbey pada bulan Desember 2017.

Pada saat itu beratnya telah mencapai 237 kg, dengan tinggi 161 cm, dan menderita diabetes, masalah pernapasan, dan tekanan darah tinggi. Dokter meyakinkan Jain dia bisa membantunya tetapi dia harus kehilangan sedikit berat badannya sendiri terlebih dahulu.

Jain menjalani diet protein tinggi selama tiga bulan dan pada bulan April tahun ini dia turun ke 197 kg. "Dan ketika saya kehilangan berat badan saya sendiri memberi saya tekad untuk terus berjalan. Saya bahkan tidak takut tentang operasi, saya hanya ingin melakukan apa yang dibutuhkan untuk menjadi lebih baik," kata Jain.

Dokter Chowbey dan timnya melakukan bypass lambung pada Jain pada 4 April 2018, dan diyakini dia bisa menjadi orang termuda di dunia yang menjalani operasi. Ia berada di rumah sakit selama empat hari saat menjalani diet berbasis cairan sebelum dia dipulangkan dan dikirim pulang.

Selama dua bulan terakhir dia sudah makan sup, jus, dan makanan lunak, dan perlahan-lahan dia mulai berjalan lebih banyak. Jain yang suka main Play Station 4 dan menonton Netflix, mengatakan, "Ini adalah kesempatan bagi saya. Saya sangat gembira dengan apa yang akan terjadi," katanya optimistis. (trz/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #obesitas 

Berita Terkait

IKLAN