Jumat, 16 November 2018 07:09 WIB
pmk

Nusantara

Pemkot Surabaya Buru Ikan Arapaima

Redaktur: Novita Amelilawaty

Belasan personel Satpol PP, Linmas, dan DKPP menyisir sungai dengan 3 perahu karet, Rabu (3/7). (Aryo Mahendro/JPC)

INDOPOS.CO.ID - Dua ekor ikan Arapaima ditemukan warga di Sungai Rolak, Gunungsari, Surabaya. Predator asal Sungai Amazon itu menjadi acaman bagi spesies ikan asli Indonesia dan dapat merusak ekosistem. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tak tinggal diam.

Belasan personel gabungan diturunkan untuk menyisir sungai dengan tiga perahu karet. Mereka berasal dari Satpol PP, Linmas dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya.

Penyisiran dimulai dari sungai di Jalan Ngagel atau depan Novotel hingga ke Utara (Pasar Keputran, Plaza Delta dan Taman Prestasi). Petugas mencoba mencari keberadaan predator air tawar tersebut.

Kasi Perikanan Budidaya DKPP Surabaya Bagas Swadaya mengatakan, kegiatan itu adalah upaya pencegahan adanya Arapaima di perairan kota. Sekalipun belum ada laporan warga yang merasa dirugikan karena ikan tersebut.

"Sampai saat ini, hanya dua Arapaima yang tertangkap warga di Sungai Rolak. Satu dalam keadaan hidup dan ditangani balai konservasi. Sedangkan satu lagi sudah mati," kata Bayu ditemui wartawan di Sungai Kalimas, Rabu (4/7).

Ada kemungkinan ikan Araipama sudah berenang ke wilayah sungai lain. Yakni, sungai perbatasan Surabaya. Antara lain sungai di Wonokromo dan Karangpilang. Untuk itu, petugas akan terus melakukan pengawasan.

"Kami akan melakukan penyisiran di sungai perbatasan Surabaya. Juga terkait adanya ikan lain yang di larang menurut Peraturan Menteri (PM) Kelautan dan Perikanan," jelas Bagas.

Bagas mengimbau warga Surabaya yang memelihara ikan terlarang agar menyerahkan kepada dinas terkait. "Kami akan sosialisasi kepada masyarakat. Karena kami menduga ada warga Surabaya yang memelihara Arapaima," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, penemuan ikan Arapaima tak hanya menghebohkan warga Mojokerto. Hal serupa juga terjadi di sungai Rolak, Gunungsari, Surabaya. Warga setempat menemukan ikan predator asal Sungai Amazon tersebut.

Tak pelak, ikan yang ditemukan warga tersebut mengundang perhatian banyak pihak. Sejumlah petugas dari Polda Jatim, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur (Jatim) dan beberapa anggota lembaga swadaya masyarakat membantu mengungsikan ikan itu.

Kepala BBKSDA Jatim Nandang Prihadi mengatakan, pihaknya sudah mengamankan ikan Arapaima. Kini, spesies ikan predator asal Amazon tersebut sudah diungsikan ke Balai Konservasi Ikan Kelas I Juanda. "Ikan itu kami ungsikan dan pelihara di Balai Konservasi Ikan Kelas I Juanda. Karena balai itu punya fasilitasnya," kata Nandang saat dihubungi JawaPos.com (GROUP INDOPOS), Rabu (3/7). (HDR/JPC)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #arapaima #temuan-arapaima #ikan-arapaima 

Berita Terkait

IKLAN