Jumat, 21 September 2018 11:22 WIB
pmk

Nasional

Aktivitas Gunung Agung tak Pengaruhi Persiapan Pertemuan Tahunan IMF

Redaktur: Ali Rahman

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (tengah) saat mendampingi Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim (kanan) melihat persiapan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) - Bank Dunia (World Bank) dengan meninjau pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana, Kamis (5/6).

INDOPOS.CO.ID - Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim pada hari Kamis (5/6) memulai kunjungan dua harinya di Bali. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mendampingi dan langsung melihat persiapan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) - Bank Dunia (World Bank) dengan meninjau pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana yang rencananya akan rampung pada bulan Agustus mendatang. 

Selain Luhut Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo turut mendampingi. “Saya tahu proyek ini sudah sangat lama dibangun dan pemerintahan saat ini bertekad menyelesaikannya. Saya melihat patung GWK ini sangat agung sekali. Saya yakin dengan mengajak pimpinan-pimpinan negara makan malam disiini akan menjadi satu yang istimewa," ujar Jim Yong Kim usai meninjau taman GWK. 

Menurutnya penyelenggara Pertemuan Tahunan IMF  bukanlah hal yang mudah karena perhelatan ini diikuti oleh ribuan peserta. "Melaksanakan pertemuan tahunan  adalah hal yang sangat rumit tapi saya percaya akan kemampuan dan tekad dari panitia dibawah pimpinan Pak Luhut, saya sangat optimistis perhelatan ini akan berlangsung mulus dan lancar," ucapnya penuh optimistis.  

Sementara itu, Menko Luhut sendiri mengatakan pemerintah Indonesia serius mempersiapkan acara ini.  Ketika ditanya tentang aktivitas Gunung Agung yang akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan, ia mengatakan telah bertemu dengan beberapa ahli gunung berapi.

"Saya sudah bertemu Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pak Kasbandi dan ahli gunung berapi Pak Soerono, mereka mengatakan sangat kecil kemungkinannya akan terjadi letusan seperti tahun 1963. Jadi letusan ini menurut mereka letusan-letusan yang skalanya kecil seperti Sinabung, dan anak Krakatau. Kalaupun terjadi dampaknya  hanya hingga 10-12 km. Menurut ramalan cuaca, jika memang terjadi letusan pada saat Pertemuan Tahunan, angin akan bertiup ke timur. Kita tidak terlalu khawatir dan tetap mewaspadai," jelas Menko Luhut. (nel)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #erupsi-gunung-agung #bank-dunia #jim-yong-kim #menko-bidang-kemaritiman-luhut-binsar-panjaitan #pertemuan-tahunan-dana-moneter-internasional #imf #garuda-wisnu-kencana 

Berita Terkait

IKLAN