Indobisnis

BNI Lampaui Fungsi Perbankan, Ini yang Dilakukannya

Redaktur: Ali Rahman
BNI Lampaui Fungsi Perbankan, Ini yang Dilakukannya - Indobisnis

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni pada Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 BNI di Jakarta, Kamis (5/7).

INDOPOS.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia(Persero) Tbk secara terus menerus mengembangkan sayapnya. Bahkan yang dilakukannya saat ini sudah melampaui standar fungsi perbankan.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, BNI terlahir dengan berbagai fitur layanan perintis, mencetak banyak pemimpin di korporasi nasional, turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional, serta memberikan perhatian khusus kepada perkembangan usaha rakyat kecil.

"BNI telah melalui berbagai masa sulit pada empat era perbankan, mulai dari era kemerdekaan, era Bank Berdjoeang, era Pasca Krisis Moneter, hingga Perbankan Modern seperti saat ini. Itu dilewati tanpa mengubah identitasnya," ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Kamis (5/7).

Di sini, BNI terus bertransformasi dari sejak dilahirkan pada 5 Juli 1946 (era kemerdekaan) sebagai bank penopang kedaulatan moneter Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga kini menjadi bank pelopor layanan digital.

Di era disrupsi teknologi yang cepat berubah dan menuntut mobilitas tinggi, BNI berupaya menjadi pelopor layanan perbankan yang berbasis digital. Itu dilakukan melalui tranformasi digital, mulai dari perbaikan proses internal, mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang melek teknologi, hingga menawarkan berbagai layanan dan produk digital kepada nasabah.

"Bagi BNI, transformasi menuju layanan digital ini merupakan keharusan, karena tuntutan dan juga tantangan untuk menjadi bank yang tetap relevan serta dapat menawarkan solusi layanan yang serba cepat, fleksibel, dan mobile kepada nasabahnya," tutirnya.

Baiquni menuturkan, pihaknya tidak pernah melupakan rakyat kecil yang menjadi fondasi bagi perekonomian Indonesia. Indikatornya, BNI aktif menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada lebih dari 377 ribu debitur kecil senilai lebih dari Rp 45 triliun. BNI juga menjadi pelopor penyaluran Bansos non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2016 kepada sekitar 4 juta keluarga penerima manfaat dengan nilai penyaluran mencapai Rp 8,8 triliun,

Bahkan, BNI juga telah merintis layanan perbankan dengan menggunakan kapal laut dan mobil untuk menjangkau hingga wilayah-wilayah terpencil melalui bank terapung dan bank keliling, serta merintis layanan perbankan khusus wanita melalui Bank Sarinah. (dai)

 

Berita Terkait

Ekonomi / BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 T

Indobisnis / BNI Bantu Peningkatan Ekspor

Ekonomi / Dukung Ekspor, BNI Salurkan Kredit di Hong Kong

Nasional / Achmad Baiquni Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter

Nasional / Achmad Baiquni Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter

Nusantara / Petani Garam NTT Terima KUR


Baca Juga !.