Senin, 24 September 2018 11:07 WIB
pmk

Fokus

Klaim Ada 10 Ribu Massa, Aksi 67 akan Kembali Putihkan Jakarta Hari Ini

Redaktur: Ali Rahman

Persaudaraan Alumni (PA) 212,Aksi 67,Polda Metro Jaya,Kombes Pol Argo Yuwono,Aliansi Peduli Ulama Indonesia,Front Penegakan Keadilan Sosial,Ustadz Dullah

INDOPOS.CO.ID - Hari ini, Jumat 6 Juli Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali menggelar aksi. Kali ini, aksi mereka bertajuk 'Ummat Bersatu Tegakkan Keadilan' atau aksi 67 lantaran demonstrasi dilakukan pada tanggal 6 bulan ketujuh (Juli).

Ketua PA 212, Slamet Ma'arif mengklaim, aksi ini akan melibatkan massa sekitar 10 ribu orang yang akan dimulai usai shalat Jumat di Masjid Istiqlal.

"Sekitar 10 ribu akan putihkan Jakarta. Titik kumpul di depan gerbang Gedung Pertamina," ucap Slamet saat dihubungi INDOPOS,Jumat (6/7).

Dalam aksi 67 ini, PA 212 akan menyatakan penolakan terhadap Pj Gubernur Jawa Barat M Iriawan, mendorong pengusutan kasus e-KTP, menolak Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) Sukmawati Soekarno Putri, mendorong pengusutan kasus Victor Laiskodat, mendesak penangkapan Ade Armando dan eks gubernur Kalimantan Barat Cornelis, serta menuntut pembebasan Alfian Tanjung.

Rinciannya, mereka bakal longmarch ke kantor Kemendagri di Jalan Medan Merdeka Utara, dilanjutkan bergerak ke Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

Sedangkan kehadiran Ketua Dewan PA 212, Amien Rais, yang biasanya getol mengawal aksi PA 212, kata Slamet, belum dapat dipastikan. "(Kehadiran Amien, red) Masih dalam konfirmasi," ucapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya sudah menerima pemberitahuan terkait aksi tersebut. "(Ada surat, red) dari alumni 212," ujarnya di Kompleks Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (5/7).

Argo menambahkan, pihaknya akan mengerahkan 6.500 personel gabungan untuk melakukan pengamanan. "Kita akan amankan kegiatan ini agar masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Kegiatan penyampaian pendapat juga bisa dilaksanakan," jelasnya.

Argo menambahkan, soal kemungkinan rekayasa lalu lintas di sekitar Gambir, tergantung pada situasi di lapangan nantinya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #polda-metro-jaya #kombes-pol-argo-yuwono #slamet-maarif #pa-212 #aksi-67-mencari-keadilan 

Berita Terkait

IKLAN