Kamis, 15 November 2018 07:55 WIB
pmk

Internasional

Pasangan Inggris Kritis Terkena Racun Syaraf

Redaktur:

PENGAMANAN - Petugas polisi terlihat berdiri berjaga di lokasi Tempat Kejadian Perkara, Amesburry, Inggris Selatan, Kamis (5/7). Seperti dilansir BBC pada Kamis, (7/5), pasangan tersebut diduga kritis karena racun Novichok, agen syaraf yang juga meracuni bekas mata-mata Rusia, Sergei Skripal. AFP PHOTO / CHRIS J RATCLIFFE

INDOPOS.CO.ID - Seorang pria dan perempuan ditemukan tidak sadarkan diri di Wiltshire, Inggris. Seperti dilansir BBC pada Kamis, (7/5), pasangan tersebut diduga kritis karena racun Novichok, agen syaraf yang juga meracuni bekas mata-mata Rusia, Sergei Skripal. Ini menurut keterangan polisi.

Pasangan itu, Charlie Rowley dan Dawn Sturgess, berada dalam kondisi kritis setelah ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah rumah pada hari Sabtu. Polisi mengatakan, sejauh ini, belum ada orang lain yang menunjukkan gejala yang sama.

Komisaris Asisten Polisi Metropolitan Neil Basu mengatakan, pihaknya belum bisa mengonfirmasi apakah racun syaraf berasal dari kelompok yang sama yang menyerang Sergei Skripal dan putrinya Yulia. Petugas menyusun pemeriksaan yang sangat rinci dari gerakan untuk menentukan di mana mereka diracuni.

"Kami tidak tahu benda apa yang mungkin mengandung agen saraf saat ini," kata Basu. Jaringan Polisi Penanggulangan Terorisme sekarang memimpin penyelidikan, bekerja dengan Polisi Wiltshire.

Wartawan keamanan BBC Gordon Corera mengatakan, ada hipotesis yang paling mungkin adalah bahwa ini adalah sisa-sisa racun saraf Novichok dari serangan terhadap Skripal pada Maret. Kepala Petugas Medis Inggris, Sally Davies mengatakan, "Saya ingin meyakinkan publik bahwa risiko terhadap masyarakat umum sebenarnya masih rendah," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu meminta nasihat dari seorang profesional kesehatan kecuali mengalami gejala-gejala. Setiap individu yang terpapar secara signifikan pada saat yang sama akan memiliki gejala.

"Awalnya diyakini bahwa kedua pasien jatuh sakit setelah menggunakan kemungkinan heroin atau kokain dari serangkaian obat yang terkontaminasi," kata polisi Wiltshire.

Situs-situs di Amesbury dan Salisbury, diyakini telah dikunjungi oleh pasangan itu sebelum mereka jatuh sakit. Saat ini situs-situs tersebut telah ditutup.

Corera juga mengatakan, efek keracunan itu sangat signifikan karena publik akan khawatir tentang kesehatan masyarakat. "Mungkin ini adalah beberapa dari racun Novichok yang dipersiapkan untuk serangan di Salisbury pada Maret dan dibuang mungkin di suatu tempat seperti taman, sebuah rumah, dan mungkin keduanya datang melaluinya," katanya. (ina/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #racun 

Berita Terkait

IKLAN